Sabtu, 20 Jun 2026 11:47 WIB

63 Tim Ramaikan Sayembara Arsitektur Geopark Nasional Banyuwangi

63 tim meriahkan Sayembara Arsitektur Geopark Nasional Banyuwangi
63 tim meriahkan Sayembara Arsitektur Geopark Nasional Banyuwangi

jatimnow.com - Sayembara Arsitektur Geopark Nasional Banyuwangi (GNB) yang digelar di Banyuwangi, diikuti 63 tim dari beberapa penjuru nusantara. Bahkan beberapa peserta berasal dari Singapura.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, sayembara desain arsitektur bangunan ini sebagai pusat informasi pariwisata. Terdapat 63 tim yang antusias dan telah mengirimkan karyanya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Konsep bangunan yang diwajibkan yaitu mengangkat kekhasan budaya lokal Banyuwangi. Seperti bangunan-bangunan yang telah ada, mulai dari bandara, pendopo, taman-taman, hotel, destinasi, kampus dan puskesmas.

"Untuk pusat informasi Geopark Nasional Banyuwangi ini, yang ternyata disambut antusias oleh para arsitek," kata Bupati Anas, Rabu (3/7/2019).

Setelah melihat karya para arsitek yang mengikuti sayembara tersebut, Bupati Anas mengaku terkesan. Meski unsur kebudayaan yang diangkat ke dalam desain bangunan terasa kental, tapi terlihat modern.

Para arsitek ada yang mengangkat tema Alunan Osing, Umyah Puthuk dan Tumpeng Sewu, yang mencerminkan kebudayaan dan memperkuat identitas ke-banyuwangi-an. Material yang diajukan pun rata-rata menggunakan bahan lokal, seperti bambu dan bebatuan.

Beberapa karya tim arsitek dipamerkanBeberapa karya tim arsitek dipamerkan

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Kepala Dinas PU Bina Marga Cipta Karya dan Penataan Ruang Banyuwangi Mujiono menambahkan, dari 63 tim arsitek yang mengirimkan karyanya itu ditampilkan di Pelinggihan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, mulai 1 hinga 12 Juli 2019.

"Kami tidak menyangka ternyata sayembara ini mendapat perhatian besar dari para arsitek. Ada yang dari Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, hingga Singapura. Ini menggembirakan karena secara tidak langsung mereka mempercayai Banyuwangi untuk mewujudkan karyanya," ungkap Mujiono.

Murut Mujiono, Pusat Informasi Pariwisata GNB itu nantinya akan difungsikan sebagai sumber informasi tentang keberagaman geologi, keanekaragaman hayati dan budaya di sekitar situs-situs GNB. Apalagi Banyuwangi telah ditetapkan sebagai kawasan Geopark Nasional yang saat ini dalam proses pengajuan masuk jaringan geopark dunia (Global Geopark Network-UNESCO).

Lokasi pusat informasi geopark itu direncanakan berdiri di lahan seluas 8.200 meter persegi di tengah areal persawahan Desa Kenjo, Kecamatan Glagah. Kenjo merupakan salah satu desa di Banyuwangi yang berada tak jauh dari kaki Gunung Ijen. Warga desa setempat dikenal sebagai Suku Osing atau masyarakat lokal Banyuwangi.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Mujiono menambahkan, puluhan desain dari para peserta saat ini telah masuk tahap penjurian. Kriterianya, meliputi unsur orisinalitas, karakter bangunan, budget yang efisien, ramah disabilitas, dan arsitektur yang hijau dan ramah lingkungan.

Dari karya yang masuk, akan dipilih 15 besar lalu disaring kembali menjadi tiga finalis.

"Tiga besar akan presentasi di hadapan para juri dan Bupati Anas pada 13 Juli 2019 mendatang. Jurinya kami melibatkan Ikatan Arsitek dari Surabaya, Malang hingga budayawan Banyuwangi," tutur Mujiono.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.