Kamis, 18 Jun 2026 01:52 WIB

Teror Ulat Bulu, Petani Bunga Kenanga di 3 Desa Pasuruan Gagal Panen

  • Penulis : Moch Rois
  • | Jumat, 21 Jun 2019 17:02 WIB
Pohon kenanga yang rusak dimakan ulat bulu
Pohon kenanga yang rusak dimakan ulat bulu

jatimnow.com - Teror hama ulat bulu yang menyerang 3 desa sentra penghasil bunga kenanga di Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan membuat petani gagal panen.

Abdul Hasan (64), warga Dusun Semambung, Desa Capang, Kecamatan Purwodadi ini mengaku tidak bisa memanen bunga kenanga sejak 2 bulan lalu.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Sudah 2 bulan ini saya tidak bisa memanen 30 pohon kenanga milik saya," ucapnya, Jumat (21/6/2019).

Baca juga: 

Ia menyebutkan, selain tidak bisa dipanen ke 16 pohon diantaranya sudah gundul akibat daunnya dimakan oleh ulat ini.

"Butuh 1 tahun lagi agar Pohon Kenanga kembali normal keluar bunganya. Ukuran normal itu, pohon bisa dipanen 10 hari sekali," ujarnya.

Diketahui, Desa Capang, Gajahrejo dan Pucangsari merupakan 3 desa penghasil bunga kenangan di Kecamatan Purwodadi. Banyak masyarakat menggantungkan hidup dari bunga yang harum dan berwarna kuning ini.

Sementara itu, Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan memastikan segera melakukan penanganan wabah ulat bulu.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

"Secepatnya akan kita droping obat pestisida sebagai bentuk penanggulangan wabah," kata Kadis Pertanian, Ihwan saat dihubungi.

Ia menjelaskan, teror ulat bulu merupakan fonema tahunan yang terjadi saat peralihan musim setiap tahun.

"Biasanya terjadi saat peralihan dari musim hujan ke musim kemarau," ungkapnya.

Untuk membasmi teror ulat bulu tersebut, pihaknya menyiapkan 50 botol bantuan pestisida dan telah diserahkan ke masyarakat Desa Capang, melalui perantara Kepala Dusun (Kasun) Semambung.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

Pembagiannya, setiap seorang pekebun akan mendapat 1 botol pestisida.

"Memang masih sedikit. Hari Senin akan di droping lagi obat Pestisida dari Pemerintah untuk membasmi wabah ulat bulu, sekaligus peninjauan lapangan," kata Kasun Semambung, Abdul Basyir.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.