Sabtu, 13 Jun 2026 00:37 WIB

Jatuh ke Sumur, Pemuda Ini Tewas Keracunan Gas

  • Penulis :
  • | Sabtu, 14 Apr 2018 11:02 WIB
Proses evakuasi Sugiono yang jatuh ke sumur.
Proses evakuasi Sugiono yang jatuh ke sumur.

jatimnow.com - Sugiono (20), warga Dusun Krajan, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi. Tewas terpapar gas berbau menyengat dalam sumur.

Kapolsek Kabat, AKP Supriyadi menjelaskan, saat kejadian yang mengetahui pertama kali bahwa korban terjatuh ke dalam sumur adalah kakeknya, Asmuni (65).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Kakek korban Asmuni (65) langsung curiga setelah mengetahui pintu kamar korban terbuka dan mulai mencari kemana perginya cucunya itu.

Kakek korban langsung melakukan pengecekan ke seluruh ruangan karena Sugiono diketahui mengidap gangguan kejiwaan.

Saat mengecek ke bagian belakang rumahnya, Asmuni melihat sumur yang semula ditutup menggunakan kayu di dekat kamar mandi terbuka. Saat mendekati sumur itulah kakek 65 tahun itu mendengar suara cucunya meminta tolong dari dalam sumur.

"Yayak (tetangga korban) mulai melakukan evakuasi terhadap korban menggunakan tali tambang masuk kedalam sumur. Waktu di dalam sumur itu ada bau gas menyengat, sehingga Yayak berusaha naik kembali," kata AKP Supriyadi saat dikonfirmasi, Sabtu (14/4/2018).

Sementara, posisi korban masih berada didalam sumur yang perkirakan memiliki kedalaman 8-9 meter. Sedang kedalaman air sumur tersebut setinggi dada Sugiono.

Baca Juga: Kecelakaan di Tulungagung, Satu Penumpang Motor Tewas

Sekitar pukul 13.30 Wib, lanjut Supriyadi, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banyuwangi datang menuju tempat kejadian perkara setelah dihubungi oleh pihak Kepolisian untuk melakukan evakuasi.

"Namun, ketika korban berhasil dievakuasi dari dalam sumur, sekitar setengah jam kemudian, korban (Sugiono) sudah meninggal dunia," ujar Kapolsek.

Namun demikian, pihaknya tetap berupaya untuk memastikan kejadian tersebut dengan memanggil dokter Puskesmas setempat untuk melakukan pemeriksaan.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selain itu dari pihak keluarga juga tidak menghendaki untuk dilakukan autopsi dan menerima kematian korban sebagai musibah.

"Sedang pengakuan keluarga, korban sudah 3 kali dibawa ke rumah sakit jiwa di Lawang Kabupaten Malang namun sering kambuh. Selanjutnya atas kesepakatan keluarga korban langsung dikubur," jelas Supriyadi.

Reporter: Hafiluddin Ahmad
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.