Kamis, 11 Jun 2026 14:11 WIB

18 Puskesmas di Banyuwangi Siaga 24 Jam Selama Libur Lebaran

Wabup Banyuwangi sidak di berbagai puskesmas
Wabup Banyuwangi sidak di berbagai puskesmas

jatimnow.com – Libur Lebaran 2019, Pemkab Banyuwangi menyiapkan layanan kesehatan. Selain mendirikan posko kesehatan di sepanjang jalur mudik nasional, sebanyak 18 puskesmas akan membuka layanan 24 jam selama libur nanti.

"Puskesmas yang standby 24 jam nonstop ini adalah puskesmas yang melayani rawat jalan. 18 puskesmas ini kami siagakan terus. Untuk yang 10 puskesmas lainnya, jam operasinya mengikuti jam kerja kantor di hari biasa, dari pagi hingga siang hari," kata Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko, Senin (27/5/2019).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Ia melanjutkan, pihaknya juga menyiapkan 8 posko kesehatan untuk para pemudik Lebaran. Posko disebar di sepanjang jalur nasional mulai dari Wongsorejo hingga Kalibaru. Pelayanan posko kesehatan ini tidak dipungut biaya dan disiagakan H-7 hingga H+7 Lebaran.

"Posko kesehatan ini akan bergabung pos pengamanan yang bekerja sama dengan kepolisian, TNI, dan Dishub. Setiap posko kesehatan akan dikerahkan tiga hingga lima tenaga kesehatan. Mulai dari dokter, perawat dan sopir ambulans yang dibagi beberapa shift selama mudik Lebaran," ujarnya.

"Kami imbau kepada para pemudik agar memperhatikan tips mudik dan prilaku hidup sehat. Jika lelah harap beristirahat, perhatikan keselamatan di jalan selama mudik Lebaran," imbuhnya.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr. Widji Lestariono mengatakan ke 28 puskesmas tersebut tersebar di seluruh Banyuwangi.

"Jadi selama libur lebaran nanti di setiap kecamatan di Banyuwangi minimal ada satu puskesmas yang standby melayani warga yang sekiranya membutuhkan layanan kesehatan," katanya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Selain itu beberapa rumah sakit di jalur mudik juga diminta untuk antisipasi kejadian darurat. Termasuk antisipasi jika ada pengendara yang terlihat lelah untuk dapat dicek kesehatannya.

Pihaknya juga telah bekerja sama dengan pengelola wisata terkait layanan Pertolongan Pertama pada Gawat Darurat (PPGD) di obyek wisata.

PPGD adalah serangkaian usaha-usaha pertama yang dapat dilakukan pada kondisi gawat darurat menyelamatkan pasien dari kematian.

"Kami melatih pengelola wisata di Banyuwangi tentang PPGD ini. Mereka sebelumnya kami bekali pengetahuan tentang pengetahuan teori dan praktek melakukan pertolongan pertama di lokasi kejadian sebelum tenaga medis datang. Ini untuk antisipasi," ujarnya.

Baca Juga: Puskesmas di Surabaya Tetap Buka Selama Ramadan 2026, Ini Jadwal Layanannya

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.