Selasa, 16 Jun 2026 08:00 WIB

Ulama dan Umara Banyuwangi Kompak Serukan Jaga Kedamaian Pascapemilu

Para ulama dan umara (pemimpin) di Banyuwangi serukan perdamaian
Para ulama dan umara (pemimpin) di Banyuwangi serukan perdamaian

jatimnow.com - Para ulama dan umara (pemimpin) di Banyuwangi menyerukan untuk menjaga kedamaian pascapemilu. Mereka sepakat untuk menjalin kebersamaan untuk membangun daerah.

Hal itu terungkap saat acara Peringatan Nuzulul Quran yang digelar oleh PC Nadlatul Ulama Banyuwangi di PP. Al-Falah, Siliragung, Jumat (24/5).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati (Wabup) Banyuwangi Yusuf Widyatmoko, Kapolres Banyuwangi AKBP Taufiq Herdiansah Zeinardi, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Inf) Ruli Nuryanto, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal, Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Kepala Pengadilan Agama Banyuwangi dan jajaran Pemkab Banyuwangi.

Wabup Yusuf mengatakan, kini sudah saatnya untuk kembali membangun negara dan daerah.

"Mari kita kembali beraktivitas sebagaimana biasanya. Kita kembali merajut kebersamaan membangun daerah kita, membangun negara kita," ujar Yusuf.

Persaudaraan, imbuh Yusuf, lebih penting dari sekadar perbedaan politik.

"Tidak ada yang lebih penting yang perlu kita jaga di atas persaudaraan antar anak bangsa," ujarnya.

Kapolres Banyuwangi, AKBP Taufiq HZ juga menegaskan hal senada. Perbedaan pilihan politik sudah harus diakhiri.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Tak ada lagi 01, tak ada lagi 02. Yang ada 03, yakni Persatuan Indonesia," tegasnya.

Dalam buka bersama keluarga besar PCNU Banyuwangi itu, tak kurang dihadiri seribu orang. Mulai dari Pengurus Majelis Wakil Cabang, Pengurus Ranting dan badan otonom. Mulai dari Muslimat, Fatayat, GP Ansor, IPNU, IPPNU, Pagar Nusa dan Banser.

Para kiai yang hadir antara lain Rais Syuriyah KH. Zainullah Marwan, KH. Abdul Ghofar, KH. Muwafiq Amir, KH. Abdullah Mukhtar, KH. Masruchin Aba Hidayat, KH. Achmad Siddiq, dan puluhan ulama lainnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Banyuwangi KH. Ali Makki Zaini mengatakan polemik tentang hasil pemilu cukup diproses melalui jalur hukum yang telah diatur perundang-undangan.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Soal pemilu dan pilpres sudah selesai. Kita serahkan saja pada yang berwenang," kata KH Ali Makki.

KH Ali Makki juga menyerukan ke sejumlah kiai dan tokoh NU se Kabupaten Banyuwangi untuk menjadi aktor rekonsiliator di daerahnya masing-masing.

"Yang sebelumnya konflik karena pemilu, mulai sekarang harus akur kembali," imbuhnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.