Jumat, 19 Jun 2026 00:22 WIB

Polisi Sita Uang Rp 6 Juta dari Massa Bayaran Kerusuhan di Jakarta

Kerusuhan di salah satu titik di Jakarta (Foto: Antara)
Kerusuhan di salah satu titik di Jakarta (Foto: Antara)

jatimnow.com - Polisi menemukan uang sebesar Rp 6 juta dari massa bayaran yang membuat kerusuhan pada Selasa (21/5/2019) malam hingga Rabu (22/5/2019) dinihari yang merupakan buntut aksi penolakan hasil Pemilu 2019, di depan Gedung Bawaslu, Jalan MH Tamrin dan Asrama Brimob Petamburan, Jakarta Barat.

"Yang diamankan ini kami lihat, termasuk yang di depan Bawaslu, ditemukan di mereka amplop berisikan uang totalnya hampir Rp 6 juta, yang terpisah amplop-amplopnya. Mereka mengaku ada yang bayar," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat jumpa pers di Media Center Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (22/5/2019).

Baca Juga: Mengenal IPDA Purnomo, Wisudawan Unitomo yang Wakafkan Hidup untuk ODGJ

Kapolri Tito mengungkapkan, orang yang ditangkap tersebut diduga sebagai pelaku atau provokator pemicu kerusuhan. Sebagian orang yang ditangkap tersebut bertato di tubuhnya.

"Kemudian kita melihat juga sebagian mohon maaf, sebagian pelaku yang melakukan aksi anarkis ini juga memiliki tato," jelasnya.

Baca juga:  Massa Rusuh Diduga Bayaran, Polisi Sita Ambulans Parpol & Amplop Uang

Dalam kerusuhan di Petamburan, sebanyak 25 kendaraan, yang terdiri dari dua kendaraan dinas, 23 kendaraan pribadi dirusak oleh massa yang anarkis.

Baca Juga: Teror Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jember Desak Polri Usut Aktor Intelektual

Selain kerusuhan di Petamburan, Kapolri Tito juga menyebut peristiwa di Asrama Polri Cideng, Jakarta Pusat. Massa disebut tengah berusaha menyerang asrama yang juga diisi oleh keluarga kepolisian.

"Ada juga di Jatinegara ada yang bakar ban di jalan. Kurang lebih 50-100 orang, kemudian bisa dibubarkan," terangnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menambahkan, pemerintah sudah mengetahui dalang dari aksi kerusuhan yang terjadi pada Selasa malam hingga Rabu dinihari di sejumlah titik di Jakarta itu.

Baca Juga: Awasi BBM! Pertamina Patra Niaga Rangkul Polri dan Hiswana Migas

"Kita sebenarnya sudah mengetahui dalang aksi tersebut dan aparat keamanan akan bertindak tegas," ungkap Wiranto.

Menurutnya, berdasarkan rangkaian peristiwa hingga kerusuhan pecah, pihaknya melihat ada upaya membuat kekacauan nasional.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.