Senin, 15 Jun 2026 21:00 WIB

Diduga Massa People Power, 26 Penumpang Bus di Banyuwangi Dipulangkan

Pemeriksaan bus di Banyuwangi
Pemeriksaan bus di Banyuwangi

jatimnow.com - Sebanyak 26 orang penumpang Bus Lorena jurusan Denpasar-Jakarta yang sebelumnya diamankan di pelabuhan Ketapang Banyuwangi, dipulangkan oleh polisi, Senin (20/5/2019) siang.

Kapolres Banyuwangi, AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi mengatakan, pemulangan terhadap 26 penumpang tersebut telah melalui pemeriksaan.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Hasilnya, ke 26 orang penumpang yang berasal dari Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu tidak memiliki tujuan yang jelas sesampainya di Ibukota Jakarta.

Selain itu, lanjut mantan Kapolres Bondowoso ini, mengingat situasi politik di Jakarta yang akan ada isu gerakan people power atau gerakan kedaulatan rakyat yang di gelar di KPU, 22 Mei mendatang.

"Mereka kita pulangkan sekitar pukul 10.00 Wib tadi," kata AKBP Taufik.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Mereka dipulangkan, jelas Kapolres, karena tidak tahu alamat tujuannya di Jakarta. Mereka mengaku hanya mengikuti instruksi dari seseorang yang disebutnya bos. Selain itu, akomodasi ke 26 orang penumpang itu juga ditanggung bos yang mengkoordinir.

"Pemulangan mereka sebagai antisipasi kondusifitas di Ibu Kota. Daripada mereka terjebak atau tidak jelas di Jakarta mending kita pulangkan," paparnya.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Sebanyak 26 orang penumpang Bus Lorena tujan Jakarta diamankan polisi dalam pemeriksaan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. 26 penumpang yang diduga massa people power itu berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

Para penumpang itu diperiksa satu-persatu oleh personel gabungan Polri dan TNI pada Minggu (19/5/2019) malam. Para penumpang itu diamankan karena diduga hendak mengikuti aksi 22 Mei 2019 di Jakarta.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.