Selasa, 16 Jun 2026 14:16 WIB

Bocah Penderita Tumor Mata ini Makin Tersiksa Bila Terpapar Cahaya

  • Penulis :
  • | Rabu, 11 Apr 2018 17:41 WIB
Farel saat di rumahnya.
Farel saat di rumahnya.

jatimnow.com - Muhammad Farel Bagaskara, demikian nama lengkap Farel, bocah umur 11 tahun yang diketahui tengah mengidap tumor ganas di mata ini.

Putra kedua dari tiga bersaudara pasangan Supriyadi dan Ratih Handawiyah ini, tinggal bersama keluarganya di Jalan Raya Kalisetail Rt/Rw 04/01, Dusun Krajan Desa/Kecamatan Sempu, Banyuwangi.

Derita Farel, bukan hanya bagian dari matanya yang terus membengkak. Rasa sakit yang luar biasa jika terpapar cahaya, juga kerap menyiksa Farel.

Hal ini yang membuat Farel, hidup dalam kegelapan. Kamar tidurnya pun dibuat tanpa paparan cahaya sama sekali.

"Kalau kena sinar atau cahaya lampu, Farel mengeluh kesakitan dan kalau semakin marah benjolan di matanya terus membesar. Kamar Farel kondisinya selalu gelap, seluruh jendela dan fentilasi udara semua ditutup," ujar Ngatmini, bibi Farel.

Sakit mata yang diderita Farel ini, harus membuatnya berkunjung dari satu rumah sakit ke rumah sakit lainnya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Supriyadi sang ayah mengatakan, 17 Februari lalu Farel pernah menjalani tes laboratorium dan menjalani rawat inap di Rumah Sakit (RS) Al-Huda Gambiran, Banyuwangi selama 3 hari.

Tidak berhenti disitu saja, di bulan berikutnya, 1 Maret, ia kembali menjalani perawatan medis di RS Al-Huda untuk memastikan apakah penyakit yang diderita oleh Farel.

"Waktu itu oleh dokter diminta untuk dirujuk ke RSUD dr Soetomo, Surabaya. Sebab, pihak RS Al-Huda belum dapat memastikan apakah penyakit apa yang diderita oleh Farel. Yang pasti Farel mengeluhkan sakit di bagian telinga dan membuat mata Farel menonjol," terang Supriyadi di rumah kakaknya, Efendi dan Ngatmini, Rabu (11/4/2018).

Selain pengobatan secara medis, berbagai upaya pengobatan secara non medis juga dilakukan oleh keluarga Farel. Dengan metode pengobatan alternatif seperti ruqyah, juga pernah dijalani oleh Farel.

Upaya ini sempat membuahkan hasil. Farel sempat tenang beberapa hari. Waktu itu benjolan di mata Farel sudah seukuran bola pimpong.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Namun, ketenangan Farel tidak berlangsung lama.  Senin 9 Maret 2018 Farel dibawa berobat ke RSUD Blambangan karena terus mengeluhkan sakit.

Keluarganya pun dibuat terkejut, lantaran vonis dokter yang menyatakan Farel positif mengidap tumor ganas.

"Esok harinya, hasil diagnosa dokter menyatakan Farel positif mengidap tumor retrobulbar oleh dr Joko Sp M (spesialis mata, red). Ia kemudian dirujuk ke dr Soetomo Surabaya," kata Efendi, paman Farel.

Ia menambahkan, saat itu Farel meminta pulang. Bila keinginannya ini tidak dituruti, ia bisa marah. Kemarahan Farel ini malah membawa dampak pada penyakitnya.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Bila ia marah, benjolan di matanya akan semakin membesar. Tentu saja hal ini dihindari oleh keluarganya.

Atas penyakit yang diderita Farel itu, tidak sedikit para tetangga, teman sekolah Farel di SDN 2 Sempu, mengunjungi rumah tempat Farel dirawat.

Ada juga pihak desa, dan puskesmas Sempu datang untuk menjenguk dan memberikan dukungan moril kepada keluarga dan Farel.

"Alhamdulillah kemarin pihak UPTD Sempu, Kepala Sekolah SD 2 dan teman sekelas Farel banyak yang menjenguk. Ada juga pihak desa dan puskesmas," ungkap Ngatmini.

Sehari-harinya, Farel ditemani oleh orangtuanya secara bergantian. Ngatmini melanjutkan, kalau makannya normal. Cuma yang dikeluhkan saat ini, oleh Farel, paparan cahaya atau sinar.

Oleh karena itu, pihak keluarga berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk membantu proses penyembuhan tumor retrobulber yang diderita oleh Farel.

"Kalau bisa kita juga minta bantuan psikologis yang bisa membantu Farel agar mempunyai kemauan untuk sembuh. Menurut kami itu yang dibutuhkan oleh Farel," katanya.

Reporter: Hafiluddin Ahmad
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.