Jumat, 19 Jun 2026 11:31 WIB

Mutilasi di Malang

Terduga Pelaku: Gagal Meniduri, Mutilasi Korban Pakai Gunting

Sugeng, terduga pelaku mutilasi di Malang saat ditangkap
Sugeng, terduga pelaku mutilasi di Malang saat ditangkap

jatimnow.com - Polisi masih bekerja keras untuk mencocokkan alibi Sugeng, terduga pelaku mutilasi perempuan di Pasar Besar, Kota Malang. Sebab meski ada alibi yang menguatkan, tapi pengakuan Sugeng seringkali berubah-ubah.

Dari video yang beredar, Sugeng sempat diinterogasi dalam keadaan tangan terborgol. Interogasi itu dilakukan sesaat setelah Sugeng ditangkap di kawasan Persemayaman Jenazah Panca Budi Jalan Martadinata sekitar pukul 17.00 Wib, Rabu (15/5/2019).

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Dalam interogasi itu, Sugeng mengaku tidak mengenal perempuan yang tubuhnya dimutilasi dan sudah mulai membusuk tersebut.

"Dia itu Londo (Belanda, red). Namanya nggak tahu," jawab Sugeng.

Baca juga: 

Penginterogasi yang bersuara laki-laki itu kemudian bertanya apakah Sugeng membunuh korban?

"Tidak saya cekik," jawab Sugeng lagi.

Lantas bagaimana Sugeng bertemu dengan perempuan tersebut?

"Tidur sama saya, saya raba-raba tapi ada darahnya baunya nggak enak. Akhirnya nggak jadi saya tiduri. Rencana saya tiduri, tapi dia nangis karena mengeluh alat vitalnya sakit," tambahnya.

Sugeng juga menceritakan bagaimana perempuan itu bisa sampai ke toilet atau kamar mandi pasar.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Dia ke kamar mandi mau BAB (buang air besar)," ungkap Sugeng.

Dia juga mengaku memutilasi korban karena permintaan korban.

"Yang nyuruh dia sendiri. 'Aku nggak kuat mas, lebih baik aku mati', gitu katanya," sambung Sugeng.

Bagaimana kemudian Sugeng memutilasi tubuh korban yang disebutnya sudah meninggal itu.

"Saya nggak punya lading (pisau). Seadanya, pakai gunting. Soalnya dia sudah meninggal," tandasnya.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Menanggapi pengakuan aneh Sugeng, Kasubdit Jatanras Polda Jatim, AKBP Leonard Sinambela menyebut bila kejiwaan Sugeng akan dicek terlebih dahulu.

"Dugaan kuat iya, dia ada gangguan kejiwaan. Mau dicek dulu ke ahli kejiwaan atau psikiater," terang Leonard, Kamis (16/5/2019).

Apakah benar Sugeng menjadi aktor dibalik mutilasi perempuan itu?

"Alibinya kuat dan keterangan sebagian besar benar," tegas Leonard.

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.