Jumat, 19 Jun 2026 22:42 WIB

Razia Rumah Karaoke di Tulungagung Amankan Belasan Pemandu Lagu

Sejumlah pemandu lagu diamankan petugas
Sejumlah pemandu lagu diamankan petugas

jatimnow.com - Setelah mengendus beberapa rumah dan warung kopi dengan layanan karaoke yang nekat beroperasi di bulan ramadan, petugas gabungan dari Satpol PP, Polri dan TNI langsung melakukan penggerebekan.

Petugas gabungan ini bergerak setelah adanya surat edaran dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung tentang penutupan usaha karaoke selama Bulan Ramadan 2019. Dalam razia kali ini, petugas mendapati beberapa jasa karaoke yang beroperasi di malam hari.

Baca Juga: BKPSDM Tulungagung Periksa Anggota Satpol PP yang Berjaga di Kantor Disbudpar

Kasi Publikasi dan Informasi Satpol PP Kabupaten Tulungagung, Anindya Putra menjelaskan, sesuai surat edaran tersebut, pemilik karaoke dilarang beroperasi selama bulan ramadan hingga H+2 lebaran. Rata-rata karaoke yang masih beroperasi ini terletak di wilayah pedesaan. Sedangkan di kawasan kota relatif kondusif.

"Banyak yang masih beroperasi di wilayah pinggiran kota. Ini yang menjadi fokus razia kita," ungkap Anindya, Rabu (15/5/2019).

Diduga, masih adanya karaoke yang beroperasi itu dikarenakan belum meratanya sosialisasi. Namun, razia yang digelar itu sekaligus dijadikan salah satu cara sosialisasi ke pengelola karaoke. Setelah kedapatan masih beroperasi, para pemilik dan pengelola karoake dipanggil untuk dijelaskan peraturan tersebut.

Baca Juga: Belasan Reklame Rokok Ilegal Dicopot Satpol PP Tulungagung

"Memang ada yang belum tahu adanya aturan tersebut, jadi razia ini juga merupakan sosialisasi," tambahnya.

Menurut Anindya, razia akan terus dilakukan untuk menjaga ketertiban umum selama bulan ramadan. Jika masih ditemukan karaoke yang masih nekat beroperasi, Satpol PP telah menyiapkan sanksi tegas berupa pencabutan izin dan penutupan.

Baca Juga: Balai Pemuda, Surat Pengosongan, dan Teori Pintu Terbuka

"Yang jelas, razia sebelumnya masih kita ingatkan. Namun jika masih membandel, maka akan ditindak tegas," ujarnya.

Sementara untuk belasan wanita penghibur atau pemandu lagu (PL) yang berada di beberapa tempat karaoke itu, didata dan dilakukan pembinaan dan diminta untuk pulang ke tempat asalnya masing-masing.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.