Sabtu, 20 Jun 2026 00:57 WIB

Roadshow ke Pesantren, Bupati Anas Ajak Dakwah di Medsos

Bupati Anas roadshow ke sejumlah pesantren di Banyuwangi
Bupati Anas roadshow ke sejumlah pesantren di Banyuwangi

jatimnow.com - Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengajak pesantren untuk turut berdakwah di media sosial (medsos). Menurutnya, banyak konten medsos menjadi rujukan orang-orang yang ingin mengenal Islam.

"Menurut hasil survey, saat ini yang menjadi ulama panutan yang menjadi favorit bukanlah kiai-kiai pesantren, seperti KH Maimoen Zubair atau KH Mustofa Bisri. Beliau, beliau, ada di posisi belasan. Justru yang terfavorit adalah ustaz yang kerap muncul di media sosial," kata Anas di Pesantren Rabithatul Islam, Selasa (14/5/2019).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Ia berharap kiai atau cendekiawan di pesantren Banyuwangi turut aktif dalam berdakwah di jagad maya. Narasi keagamaan yang berkembang di medsos didominasi model beragama yang puritan. Hal ini perlu diimbangi dengan konten keagamaan yang lebih moderat.

"Corak keberagamaan di pesantren yang lebih moderat dan santun perlu disebarluaskan di medsos. Generasi milenial yang sedang tumbuh gairah keberagamaannya, harus dikenalkan dengan narasi yang demikian. Bukan seperti saat ini yang cenderung keras dan puritan," ujarnya.

Pada kunjungan ke sejumlah pesantren tersebut, Anas juga mengajak kepada semua pihak untuk turut menjaga dan mengawasi perilaku generasi muda. Di era serba digital menjadikan banyak bentuk kejahatan dan pelanggaran.

"Hanya lewat handphone ini, sekarang anak-anak bisa melakukan apa saja. Termasuk juga kemaksiatan hingga kejahatan. Mulai kecanduan pornografi, judi online, prostitusi online dan lain sebagainya," katanya.

Untuk itu, orang tua harus lebih peduli dengan aktivitas anak-anaknya. Pengawasan terhadap anak yang demikian, tak cukup hanya dipasrahkan ke lembaga pendidikan.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Tapi, tiga komponen harus saling menguatkan. Selain lembaga pendidikan, orang tua dan lingkungan juga harus berperan aktif.

"Jangan hanya sekadar dibelikan HP terus selesai. Tapi, perhatikan apa yang dibrowsing anak-anak, yang didownload, yang diinstal di HP mereka. Orang tua harus tahu," katanya.

Anas melakukan roadshow ke sejumlah pesantren di Banyuwangi. Pertama yang dituju adalah Pesantren Sunan Kalijaga di Desa Parijatah Wetan, Srono.

Selain silaturahmi dengan sejumlah kiai, tokoh masyarakat dan santri, juga Salat Ashar berjamaah dan ziarah ke makam pendiri pesantren almarhum KH Mahrus Ali.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Setelah itu dilanjutkan buka bersama di Pesantren Rabithatul Islam di Jenisari. Lanjut ke Pesantren Al-Mubarok, Sawahan, Genteng. Terakhir, bersilaturahmi ke Pesantren Ibnu Sina, Genteng.

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.