Kamis, 11 Jun 2026 15:14 WIB

Pilwali Surabaya 2020, Whisnu Sakti Belum Aman

Eri Cahyadi mendampingi Wali Kota Risma
Eri Cahyadi mendampingi Wali Kota Risma

jatimnow.com - Siapa kandidat wali kota Surabaya yang akan diusung PDI Surabaya masih gelap. Nama Whisnu Sakti Buana dinilai belum 100% aman mendapat tiket.

Whisnu Sakti yang sekarang Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya sekaligus Wakil Wali Kota Surabaya, elektabilitas dalam survei harusnya di atas 50%.

Baca Juga: PDIP Lamongan Siapkan Dirham Akbar Aksara di Bursa Pilbup 2029

"Di- case pilkada paling tidak 55%, sejauh ini Pak Whisnu kan masih dikisaran 25%," kata Peneliti Senior Surabaya Survey Center (SSC), Surokim Abdussalam kepada jatimnow.com, Sabtu (11/5/2019).

Baca Juga:

Maka, pertarungan di internal PDI Perjuangan akan sengit. Bagaimanapun kandidat PDI Perjuangan yang mendapat tiket atau rekomendasi dianggap sangat menentukan.

"Menurut saya akan sengit dan kompetitif apalagi elektabilitas Pak Whisnu juga belum diangka aman sebagai incumbent," tegas Surokim.

Hendro Gunawan mendampingi Wali Kota RismaHendro Gunawan mendampingi Wali Kota Risma

Surokim memetakan PDI Perjuangan menjelang Pilwali Surabaya 2020 ini terbelah tiga kekuatan. Yang pertama kelompok Tri Rismaharini, Bambang DH dan Kelompok Whinu Sakti Buana. Mereka punya pengaruh di mata Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

"Akan berebut pengaruh ke Mega, masing-masing punya plus minus. Sesungguhnya pertarungan di internal PDIP yang akan menentukan," terang dia.

Bambang DH yang saat ini dipercaya memegang posisi strategi di DPP PDI Perjuangan sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) diprediksi akan menyorongkan jagonya. Demikian pula Tri Rismaharini.

Wali kota yang memiliki kedekatan spesial dengan Megawati tentu tidak akan tinggal diam. Disebut-sebut ia menyiapkan jago dari kalangan birokrat.

Kabarnya,  sejumlah birokrat disiagakan sebagai kuda hitam. Salah satunya yang meramaikan media adalah Ketua Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Eri Cahyadi. Pejabat yang masih muda itu dilahirkan di kalangan Nahlatul Ulama.

"Mas Eri potensial maju dari faksi Bu Risma," tandas Surokim.

SurokimSurokim

Namun nama Whisnu dan jago yang disodorkan Risma dan Bambang DH dinilai masih memiliki peluang yang sama di mata Megawati untuk memutuskan nama.

"Semua masih punya peluang yang sama. Hanya saja hasil Pileg Surabaya sedikit melambungkan nama Pak Whisnu sebagai kader organik PDIP," tambah Surokim.

Namun ia menegaskan kembali jika posisi Whisnu dalam suvei SSC belum aman, karena elektabilitasnya masih rendah.

"Kan masih 25%. Kalau mau aman ya 55% biasanya incumbent itu normalnya di atas 40%," jelas Pengamat politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM) ini.

Baca Juga: Usai Dilantik, Ketua DPRD Surabaya Fokus Perkuat Komunikasi dan Serap Aspirasi

Meski belum aman, elektabilitas Whisnu dalam suvei SSC pada Februari 2019 masih tertinggi dibanding nama-nama lain yang masuk bursa kandidat.

"Belum ada yang signifikan angkanya maksudnya. Semua masih di bawah 2�lum ada yang signifikan," ungkapnya.

Namun, mereka yang namanya masuk bursa tidak boleh kendor. Sebab dengan kerja keras dan cerdas diyakini bisa mengejar elektabilas Whisnu. Peluang masih ada.

"Masih terbuka lebar," kata Surokim.

Eri Cahyadi (tepuk tangan) dan Whisnu Sakti BuanaEri Cahyadi (tepuk tangan) dan Whisnu Sakti Buana

Jika Risma menyodorkan Eri Cahyadi, lantas siapa jago Bambang DH?

"BDH punya basis kader kultural yang kuat di Surabaya, sebenarnya punya pilihan yang banyak. Namun di survei-survei belum ada yang signifikan angkanya," jawab Surokim.

Surokim melihat suara Risma akan diperhatikan oleh Megawati. Sebab tingkat kepuasan masyarakat Kota Surabaya terhadap wali kota yang merupakan kader PDI Perjuangan cukup tinggi.

"Namun jika Bu Mega memerhatikan hasil survei maka Bu Risma pengaruhnya masih tinggi terlihat dari kepuasan warga kota. Memang beliau bukan kader organik, tetapi kinerjanya diakui, jadi menurut saya masih akan didengar Bu Mega.

Baca Juga: Sikap PDIP Atas Penetapan Tersangka Korupsi Dana Pokir DPRD Magetan

Untuk memuluskan pemenangan, Surokim mengingatkan agar PDI Perjuangan memilih calon pasangan atau perpol koalisi yang tepat.

"Pilwali Surabaya akan seru, termasuk cawawalinya juga akan turut menentukan," tandas Surokim.

"Salah koalisi bisa bahaya di tengah berubahnya tren perilaku memilih warga kota," tambahnya.

Sederet nama yang melantai bursa antara lain politisi PKB Fandi Utomo, Sekretaris Kota Surabaya Hendro Gunawan, Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi.

 

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, Erna Purnawati (bawa HT) dampingi Wali Kota Surabaya Tri RismahariniKepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, Erna Purnawati (bawa HT) dampingi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini

Kemudian Wakil Bupati Trenggalek yang juga Ketua KNPI Jatim M Nur Arifin, Wakil Wali Kota yang juga Ketua PDIP Surabaya Whisnu Sakti Buana.

Serta mantan Kapolda Jatim Irjen Pol (purn) yang sekarang menjadi Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin, Machfud Arifin dan yang lainnya.  Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan, Erna Purnawati disebut masuk dalam radar pemimpin di Surabaya

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.