Kamis, 11 Jun 2026 10:58 WIB

Ini Rencana Serangan Kelompok Teroris yang Disergap di Bekasi

Penangkapan terduga teroris di Surabaya beberapa waktu lalu (foto: Dok. jatimnow.com)
Penangkapan terduga teroris di Surabaya beberapa waktu lalu (foto: Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Polri menyatakan, kelompok terduga teroris SL (34) jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang ditangkap di Bekasi pada akhir pekan lalu, memiliki sederet rencana aksi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa kelompok ini menyiapkan aksi bila terjadi kerusuhan masyarakat yang tidak menerima hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Dedi menyatakan jika SL akan melakukan bom bunuh diri saat terjadi unjuk rasa di Jakarta.

Baca Juga: Mengenal IPDA Purnomo, Wisudawan Unitomo yang Wakafkan Hidup untuk ODGJ

"Dari hasil pemeriksaan, tersangka yang pertama kali, si SL itu sebagai pemimpin kelompok itu ngomong, momentum ada people power akan ada kerusuhan massa yang ada di Jakarta itu akan dimanfaatkan sebagai pemicu," tutur Dedi.

Bila terjadi unjuk rasa, kelompok SL yang terstruktur itu disebutnya ingin menyerang personel kepolisian yang melakukan pengamanan serta masyarakat yang sedang berkumpul dalam jumlah banyak. Semakin banyak korban, akan memancing dan memantik emosi masyarakat lebih luas.

Baca juga:  Densus 88 Tembak Mati Satu Terduga Teroris di Bekasi

Baca Juga: Teror Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jember Desak Polri Usut Aktor Intelektual

Terkait kemungkinan adanya rencana serangan pada saat unjuk rasa yang mungkin terjadi di hari pengumuman hasil pemilu pada 22 Mei 2019, Dedi mengatakan hal itu mungkin saja sudah direncanakan.

"Yang jelas kelompok ini memanfaatkan setiap momentum yang ada, ada momentum apa pun dia manfaatkan. (Pada 22 Mei) tidak menutup kemungkinan," jelasnya.

Baca Juga: Awasi BBM! Pertamina Patra Niaga Rangkul Polri dan Hiswana Migas

Sebelum tertangkap pada Sabtu (4/5/2019), SL sudah dipantau oleh Densus 88 Antiteror sejak 2014 dan diketahui SL telah melakukan berbagai macam rencana serangan, yakni bom Thamrin dan kerusuhan Mako Brimob.

Setelah itu, pada Sabtu-Minggu, Densus 88 menangkap 5 orang terduga teroris di Bekasi dan seorang di Tegal yang merupakan satu kelompok dengan pimpinan SL. Diketahui kelompok terduga teroris SL telah menyiapkan serangan ke Polsek Jati Asih, Bekasi, dan membuat bom TATP (Triaseton Triperoksida) seperti yang digunakan dalam bom di Surabaya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.