Jumat, 19 Jun 2026 12:39 WIB

Cuci Karpet Masjid di Sungai, Santri di Ponorogo Tewas Tenggelam

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 05 Mei 2019 14:50 WIB
Evakuasi santri temggelam di Ponorogo
Evakuasi santri temggelam di Ponorogo

jatimnow.com - Seorang santri di Ponorogo tewas tenggelam di sungai saat mencuci karpet masjid. Peristiwa ini terjadi di Sungai Asin,  Desa Sedah, Jenangan, pada Minggu (5/5/2019) pagi.

Ally Husein Abdul Muis (18) tercatat sebagai santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Daruttaqwa, Desa Pintu, Jenangan.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Polsek Jenangan dan Koramil Jenangan mendatangi Sungai Asin. Puluhan petugas melakukan evakuasi terhadap korban.

Kejadian bermula saat korban bersama sembilan santrinya hendak mencuci karpet. Biasanya, santri mencuci di sungai belakang pondok pesantren. Namun kali ini korban bersama teman-temannya memilih di sungai besar. Agar mudah mencuci karpet.

Baca Juga: Lomba Pioneering Latih Kekompakan dan Mental Santri Nurul Jadid

"Korban memisahkan diri dari kelompoknya. Katanya ingin mandi di sungai," kata Kapolsek Jenangan, AKP Haryo Kusbintoro, Minggu (5/5/2019).

Korban tidak mengetahui dalamnya sungai. korban terperosok daerah yang dalam, mencapai tiga meter lebih. 

Baca Juga: Pesan Kiai Zuhri Zaini, Mengapa Beragama Tak Cukup Hanya Modal Cerdas?

"Korban berusaha menyelematkan diri menuju ke tepi. Santri lain yang mengetahui korban tenggelam hendak menolong.  Namun korban kehabisan nafas, hingga tubuhnya tidak tampak di permukaan sungai," bebernya.

Haryo menyebutkan, korban akhirnya dilarikan ke Puskesmas Jenangan untuk dilakukan pemeriksaan medis. Hasilnya tidak ada tanda-tanda pengainayaan.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.