Senin, 08 Jun 2026 00:54 WIB

Vandalisme di Kota Malang, Dua Mahasiswa Diperiksa

Aksi vandalisme di Kota Malang yang beredar
Aksi vandalisme di Kota Malang yang beredar

jatimnow.com - Dua mahasiswa diperiksa polisi setelah video aksi vandalisme yang dilakukan barisan massa berpakaian serba hitam di Jembatan Splendid, Kota Malang viral di media sosial (medsos).

Aksi vandalisme itu terjadi pada Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 1 Mei 2019.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Dua mahasiswa yang diperiksa polisi itu adalah I Gusti Putu Devara Gian Mahendra (21), mahasiswa Antropologi Universitas Brawijaya (UB) dan Ahmad Kevin Al Firdaus dari Universitas Negeri Malang.

Keduanya dimintai keterangan oleh Penyidik Satreskrim Polres Malang Kota mulai Jumat (3/5/2019) pagi Sabtu (4/5/2019) pagi. Keduanya diperiksa setelah merekam dan mengunggah video vandalisme itu di medsos.

Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya menyebut, kedua mahasiswa itu diperiksa setelah mendapat informasi masyarakat serta patoli siber dengan temuan video vandalisme di medsos.

"Kami memintai keterangan Mas dewa dari UB dan Mas Kevin dari UM terkait video vandalisme yang beredar. Yang bersangkutan tidak terlibat, hanya ada di lokasi saat vandalisme terjadi," jelas Komang.

Baca juga: 

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Sementara, Devara mengaku hanya merekam video aksi vandalisme di jembatan tersebut. Ia juga mengaku tidak kenal dengan kelompok orang yang melakukan vandalisme tersebut.

"Saya ingin mengklarifikasi, saya hanya menggunggah. Saya tidak terlibat aksi vandalisme. Saya memiliki otoritas penggunggahan itu. Saya tidak mengenali mereka dan tidak terlibat. Saya meminta maaf kalau tindakan saya membuat gaduh masyarakat Kota Malang," ujar Devara.

Menurutnya, saat itu, ia bersama rekannya Kevin menuju Alun-alun Kota Malang untuk mengambil sepeda motor usai mengikuti aksi di Bundaran Tugu.

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

"Ketika saya pulang dari Balai Kota, saya parkir di Alun-alun karena aksi di awali dari Alun-alun. Orang-orang ini keluarkan pilok dan melakukan aksinya. Yang dipilok bangunan sebelum jembatan hingga pas jembatan," ungkapnya.

Sedangkan Kevin menyebut bila oknum yang melakukan vandalisme berasal dari komunitas di luar yang ikut berunjuk rasa dalam peringatan Hari Buruh Internasional.

"Saya tidak kenal dengan orang-orang yang ada di rekaman itu. Saya ada di paling depan. Beberapa kali mereka membuka wajah, tapi saya tidak kenal dan tidak pernah ketemu sebelumnya. Itu berada di luar aliansi yang melakukan aksi," bebernya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.