Senin, 15 Jun 2026 01:07 WIB

Peringati Hari Otonomi Daerah, Mendagri Ingatkan Area Rawan Korupsi

Peringatan Hari Otonomi Daerah Nasional ke-23 di Banyuwangi
Peringatan Hari Otonomi Daerah Nasional ke-23 di Banyuwangi

jatimnow.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahyo Kumolo mengingatkan kepala daerah se Indonesia untuk memahami area rawan korupsi pada pemerintahan.

"Kami hanya mengingatkan saja termasuk diri saya. Untuk harus memahami area rawan korupsi," kata Menteri Tjahjo saat memimpin peringatan Hari Otonomi Daerah Nasional ke-23 di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Kamis (25/4/2019).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Menurutnya terdapat 6 area atau pos di pemerintahan yang dinilai rawan terjadi korupsi maupun adanya upaya-upaya yang bersifat jebakan.

6 area rawan korupsi itu, kata dia, pada tahap perencanaan anggaran dengan DPRD. Kedua, dana hibah dan bansos. Ketiga, retribusi dan pajak. Yang ke empat masalah perizinan.

"Kalau sudah ada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) ya sudah, harus online terbuka, jangan ada tatap muka," tegasnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Mendagri juga menegaskan kepada gubernur, walikota, dan bupati untuk tidak melakukan praktik-praktik jual beli jabatan. Yang ke enam, lanjutnya, untuk menghindari hal itu dia menekankan kepada setiap daerah untuk membuat e-planning dan e-government.

Yang ke enam, untuk menghindari terjadinya praktik korupsi, baik pemerintah provinsi maupun daerah ditekan untuk membuat e-planning, e-government seperti contoh di Banyuwangi ini yang telah menerapkan sistem online dan terbuka.

"Melayani masyarakat dan investor sesuai aturan yang ada, jangan ada tatap muka. Tapi sesuai mekanisme, sesuai peraturan, sesuai undang-undang yang ada. Itu area rawan korupsi yang ada," paparnya.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Area rawan korupsi itu di perencanaan anggaran, dana hibah-bansos, mark-up proyek, kemudian jual beli jabatan. Itu harus selalu saling mengingatkan termasuk diri saya juga harus selalu diingatkan. Jangan sampai kejebak ke masalah-masalah itu," tukasnya.

Peringatan Hari Otoda ke-23 tersebut dihadiri oleh ratusan kepala daerah serta ribuan pelajar tingkat SMP dan SMA/SMK di Kabupaten Banyuwangi.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.