Sabtu, 13 Jun 2026 07:30 WIB

Polemik Puisi Sukmawati, Timses Gus Ipul-Puti: Digoreng Sama Sebelah

  • Penulis : CF Glorian
  • | Minggu, 08 Apr 2018 16:50 WIB
Cawagub Puti Guntur Soekarno bersama tim pemenangan di Blitar.
Cawagub Puti Guntur Soekarno bersama tim pemenangan di Blitar.

jatimnow.com - Kasus Puisi Sukmawati Soekarnoputri yang menyinggung umat Islam, secara umum tidak begitu ditanggapi oleh Puti Soekarno dan timses pemenangannya.

Berdasarkan pentauan bidang sosmed timses Gus Ipul - Puti Soekarno, kasus Puisi Sukmawati yang mendapat kecaman publik justru dimanfaatkan oleh rivalnya untuk mendulang suara.

Baca Juga: Eks Terpidana Kasus Korupsi, Samanhudi Anwar Terpilih Ketua KONI Kota Blitar

"Ini lagi digoreng sama sebelah. Tapi dari analisis tim sosmed tidak terpengaruh (elektabilitas). Tapi yang sebelah sana itu terus dorong-dorong ya untuk dikait-kaitkan," kata Anggota DPR RI Eva Sundari ketika mendampingi Puti di Blitar, Minggu (08/04/2018).

Lebih lanjut dikatakannya, secara umum, elektabilitas pasangan Gus Ipul - Puti Soekarno tidak mengalami penurunan di masyarakat.

Beberapa upaya akan terus dilakukan oleh timses untuk mendulang kepercayaan masyarakat. Menurutnya, seluruh masyarakat Jawa Timur sudah tahu bila Sukmawati bukan bagian dari PDI-P.

"Kita akan tetap berjalan sesuai work plan yang kita lakukan. Masyarakat juga tau kalau mbak Sukma itu juga punya partai sendiri. Dan itu dikait-kaitkan dengan PDI Perjuangan," terang Eva.

Baca Juga: Mahasiswa UNU Blitar Gelar Aksi, Minta Dosen Pelaku Kekerasan Seksual Dipecat

Ia menambahkan, kekuatan dukungan pasangan Cagub - Cawagub nomor urut dua tidak akan berkurang sebab dominasi dukungan dari para ulama dan kyai dari NU dan Muhammadiyah.

"Saya kira itu dampak karena besarnya organisasi Islam yang mendukung kita. Dan itu sebagai Barometer. Dan yang sedang menggoreng itu bisa saja juga dari komunitas kecil," tutupnya.

Sebelumnya Puisi Sukmawati berjudul 'Ibu Indonesia' yang dibacakan pada acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018, menuai polemik.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

Sebab beberapa petikan syair yang dibacakan disebut menyinggung umat Islam. Meski begitu, rupanya hal ini tak begitu mempengaruhi jumlah dukungan.

Reporter: CF Glorian
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.