Jumat, 19 Jun 2026 05:52 WIB

Nafas Lega Ibu Penjual Ginjal di Medsos Demi Biaya Pengobatan Anak

Menejemen RSUD dr Iskak Tulungagung dan petugas BPJS saat menjenguk Rafika dan bayinya di ruang perawatan
Menejemen RSUD dr Iskak Tulungagung dan petugas BPJS saat menjenguk Rafika dan bayinya di ruang perawatan

jatimnow.com - Rafika Dewi, ibu dari pasien bayi yang viral di media sosial karena menawarkan ginjalnya untuk biaya pengobatan bayinya, akhirnya bisa bernafas lega. Sebab, RSUD dr Iskak Tulungagung, tempat anaknya dirawat, berencana menggratiskan semua biaya pengobatan.

Humas RSUD dr Iskak Tulungagung, Muhammad Rifai menuturkan, menejemen rumah sakit sudah membahas masalah tersebut bersama jajaran direksi.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Hasilnya, rumah sakit akan memberi keringanan kepada keluarga pasien dengan membayar perawatan semampunya. Bahkan bila keluarga pasien sama sekali tidak mampu, biaya perawatan akan digratiskan.

"Kita akan lakukan survei terlebih dahulu, jika benar-benar tidak mampu, bisa kami gratiskan," ujar Rifai, Senin (8/4/2019).

Karena, lanjut Rifai, sesuai aturan rumah sakit, terdapat beberapa skema pembayaran bagi pasien yang tidak mampu. Di antaranya dengan menunjukkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari pemerintah desa.

Baca juga: 

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Sedangkan pada kasus ini, keluarga pasien tidak bisa mengurusnya karena status pernikahan siri. Selain itu, pasien bayi yang masih berumur 47 hari tersebut juga belum mempunyai kelengkapan dokumen.

"Komitmen kita adalah melayani semua pasien, baik yang mampu maupun kurang mampu," tuturnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Tulungagung, Indrina Damayanti yang ikut melihat kondisi pasien menyebut, BPJS akan membantu proses pendaftaran pasien menjadi peserta BPJS Kesehatan. Meskipun belum memiliki kelengkapan dokumen, tapi sesuai ketentuan masih bisa didaftarkan dengan kartu keluarga milik bapaknya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Kita bantu untuk proses pendaftarannya agar bisa dicover biaya dengan BPJS," ungkapnya.

Sosok Rafika menjadi viral di media sosial (medsos) setelah menawarkan ginjalnya untuk dijual sebagai biaya perawatan anaknya di RSUD dr Iskak melalui Facebook. Rafika mengaku bingung karena tidak mempunyai uang untuk membayar. Rafika mengaku, bayinya itu mengalami infeksi pusar.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.