Kamis, 18 Jun 2026 17:27 WIB

Diperiksa, Ini Pengakuan Ustaz Penyebar Hoaks Jokowi Legalkan Zina

Supriyanto, ustaz penyebar hoaks Jokowi akan legalkan zina saat menjalani sidang di Bawaslu Banyuwangi
Supriyanto, ustaz penyebar hoaks Jokowi akan legalkan zina saat menjalani sidang di Bawaslu Banyuwangi

jatimnow.com - Ustaz Supriyanto diperiksa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banyuwangi, Senin (18/3/2019). Pemeriksaan dilakukan setelah Bawaslu mendapat laporan dugaan kampanye hitam yang dilakukan sang ustaz dengan menyebar hoaks Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melegalkan perzinahan.

Dalam videonya yang viral tersebut, Sabtu (9/3/2019) lalu, Ustaz Supriyanto terekam sedang 'ceramah' di depan emak-emak berkaos 02 di teras Masjid Al Ihsan Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi. Saat itu, dirinya didampingi Ketua PAN Kalibaru, Imam Suherlan.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Selain dilaporkan ke Polres Banyuwangi, oleh Iskandar Zulkarnain, ulah sang ustaz dan Imam Suherlan dilaporkan ke Bawaslu. Dan hari ini, Senin (18/3/2019), Bawaslu menggelar sidang dengan agenda pemeriksaan terhadap sang ustaz juga Imam Suherlan.

Baca juga:  

Kuasa Hukum Ustaz Supriyanto, Abdul Basir menyebut, saat diperiksa oleh Komisioner Bawaslu, kliennya mengaku tidak mengetahui aturan Pemilu yang melarang kampanye atau melakukan kegiatan politik di masjid.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Dan jawaban beliau karena tidak ada sosialisasi di Desa Kalibaru. Maka tidak faham, tidak tahu," ungkap Abdul Basir di kantor Bawaslu Banyuwangi, Senin (18/3/2019).

Abdul Basir juga berpendapat, saat itu kliennya hanya menanggapi isu nasional yang dikemukakan Ustaz Tengku Zulkarnain tentang Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS).

"Berawal dari isu nasional tentang RUU PKS, maka adanya statemen dari tokoh-tokoh nasional. Klien saya ini terbawa, ketakutan, keprihatinan apabila undang-undang itu dibahas DPR dan disahkan oleh pemerintah dan terjadi pro-LGBT seperti itu. Hanya spontanitas, tidak ada rencana kampanye. Hanya dorongan dari jemaah," bebernya.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Belakangan diketahui, Ustaz Supriyanto menyampaikan hal itu dihadapan belasan emak-emak atas permintaan dari Imam Suherlan yang di dalam video tersebut berdiri tepat di samping kirinya.

"Selesai dari Salat Duhur, ada jemaah minta diberi motivasi seperti itu. Hanya spontanitas," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.