Sabtu, 20 Jun 2026 07:16 WIB

Korban Rambut Dicukur Ngawur di SD Banyuwangi Bertambah Dua Siswa

Laporan wali murid ke Polsek Rogojampi
Laporan wali murid ke Polsek Rogojampi

jatimnow.com - Korban cukur secara serampangan di SDN 02 Patoman Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi bertambah.

Kapolsek Rogojampi, AKP Agung Setyo Budi membenarkan ada penambahan jumlah korban. Jika sebelumnya yang menjadi korban pencukuran hanya 20 siswa, setelah dilakukan pendalaman penyelidikan ada tambahan dua anak lainnya yang juga menjadi korban.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Setelah ada pemeriksaan 6 anak, kita periksa akhirnya diketahui ada tambahan 2 anak lagi yang jadi korban," ujar AKP Agung, Kamis (14/3/2019).

Baca juga: 

Wali murid dua anak itu awalnya enggan melapor ke polisi karena takut. Namun setelah diberikan pengertian akhirnya kedua wali murid tersebut turut melaporkan.

Untuk satu anak yang mengalami luka di kepala saat pencukuran yang diakibatkan benda tajam, sudah di visum luar.

"Kita sudah visum untuk melengkapi berkas yang ada," ujarnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Sementara untuk terlapor, Arya Abri Sanjaya, belum dapat dilakukan pemeriksaan lanjutan dikarenakan sakit. Polisi mengaku telah mengupayakan untuk dilakukan mediasi. Namun, hingga kini belum menemui titik temu.

"Belum ada titik temunya mediasi karena terlapor kurang fit kesehatannya," tutupnya.

Sebelumnya, 20 siswa dengan diantarkan orang tuanya melapor ke polisi atas pencukuran rambut secara serampangan oleh gurunya. Akibat dari pencukuran secara tidak beraturan itu, tidak sedikit siswa yang mengaku trauma masuk ke sekolah. Sebab, mereka merasa malu dan takut diejek oleh teman sebayanya di kelas.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.