Selasa, 16 Jun 2026 00:10 WIB

Jatim Memilih

Profesi Guru dan Kepala Desa Dianggap Rawan Terlibat Politik Praktis

  • Penulis :
  • | Selasa, 03 Apr 2018 19:00 WIB
Suasana rapat koordinasi TNI, Polri dan ASN di Banyuwangi.
Suasana rapat koordinasi TNI, Polri dan ASN di Banyuwangi.

jatimnow.com - Rapat koordinasi antara pihak TNI, Polri dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Banyuwangi memutuskan, ketiga instansi diimbau untuk mensukseskan Pemilu Kepala Daerah di Jatim. Namun tidak diperbolehkan bersikap aktif dalam pemilu.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi menjaga netralitas TNI, Polri, ASN, dan Kepala Desa se Kabupaten Banyuwangi di ruang pertemuan Pondok Wina di Jalan Basuki Rahmat Banyuwangi, Selasa (3/4/2018).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Kapolres Banyuwangi, AKBP Donny Adityawarman mengatakan, bagi institusi seperti TNI dan Polri dalam Pilgub Jatim mendatang, bentuk partisipasinya di bidang penjagaan dan pengamanan. Serta netral dalam segala bentuk politik praktis.

"Sesuai aturan kita diminta untuk tidak memilih dan dipilih. Termasuk untuk Polri sendiri tidak boleh berfoto dengan pasangan calon," tegas Kapolres Donny kepada wartawan, Selasa (3/4/2018).

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Banyuwangi, Wiyono mengatakan, seluruh ASN wajib untuk mensukseskan Pilgub Jatim. Tetapi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku tidak dibenarkan apabila terlibat secara aktif.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Kalau melanggar biasanya pihak Bawaslu akan memberi rekomendasi kepada Bupati. Jika ada pelanggaran yang bersifat pidana silakan diproses melalui sentra Gakkumdu," papar Wiyono.

Dalam kesempatan itu, Wiyono juga menyampaikan bahwa, titik rawan selama ini terjadi bagi para guru-guru dan perangkat desa turut berkecimpung dalam gelaran kampanye Pilgub Jatim.

"Kalau ingin selamat (bagi ASN) jauhi hal-hal yang berkaitan dengan kampanye terlebih camat dan Kades untuk bertaubat dari kampanye," pesannya.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Dalam kegiatan itu juga dihadiri oleh Ketua KPU Banyuwangi Syamsul Arifin, Ketua Bawaslu Hasyim Wahid, dan kepala desa se Kabupaten Banyuwangi.

Reporter: Hafiluddin Ahmad
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.