Jumat, 19 Jun 2026 00:56 WIB

Konsolidasi di Sumenep, Tim Jokowi: Kita Gerus Suara Prabowo di Madura

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Minggu, 03 Mar 2019 21:21 WIB
Ketua TKD Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin saat konsolidasi di Sumenep, Madura
Ketua TKD Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin saat konsolidasi di Sumenep, Madura

jatimnow.com - Tim sukses (Timses) atau Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur untuk pemenangan Joko Widodo (Jokowi)-KH Maruf Amin fokus menggarap Pulau Madura. Kuatnya konsolidasi membuat TKD Jatim yakin bisa menggerus suara Prabowo Subianto.

"Alhamdulillah kita sudah lakukan konsolidasi lagi di Sumenep. Pertemuan dengan para kiai, tokoh masyarakat, tim kampanye Sumenep dan para pegiat partai. Kita gerus terus suara Pak Prabowo di Madura. Tekad kita semua sama, bahwa Madura bukan lagi kandang Pak Prabowo," kata Ketua TKD Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin, Minggu (3/3/2019).

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

Diketahui, Madura memang menjadi basis suara Prabowo. Pada Pilpres 2014 lalu, di empat kabupaten di Madura, rata-rata Prabowo menang sekitar 70 persen.

"Kalau di perhitungan tim internal kami, Bangkalan dan Sampang Insya Allah sudah berbalik arah ke Pak Jokowi. Tinggal dua kabupaten, yaitu Pamekasan dan Sumenep, yang terus kita ratakan jalannya. Insya Allah di sisa waktu 44 hari hingga 17 April, kita manfaatkan betul untuk memperkuat konsolidasi ini," tambah Machfud.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Konsolidasi TKD Jatim di Sumenep digelar di dua tempat yaitu di Pesantren Al-Ifadah dan kantor Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Selain diikuti ratusan kiai dan tokoh masyarakat, hadir pula Bupati Sumenep Busyro Karim. Dalam pertemuan tertutup itu, dibahas sejumlah hal tentang kondisi terkini lapangan beserta masalah yang dihadapi.

Di Madura, lanjut Machfud, memang ada kendala seperti beberapa caleg partai pro Jokowi belum berani terbuka dan total mendukung capres nomor urut 01 tersebut.

Baca Juga: Nenek 76 Tahun di Sumenep Ditemukan Tewas di Dasar Sumur 25 Meter

"Kecuali di Bangkalan dan Sampang, caleg sudah berani terbuka, sampai akhirnya muncul pembakaran APK Pak Jokowi di Sampang karena kubu sebelah mulai takut kalah. Nah, di sisa waktu ini semua harus menggenjot langkah di bawah, sosialisasikan Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf," papar mantan Kapolda Jatim ini.

Dengan kerja-kerja pemenangan tersebut, Machfud yakin Jokowi-Maruf bisa menang di Madura, setidaknya 60 persen.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.