Kamis, 11 Jun 2026 18:04 WIB

Mengenal Mbah Daim, Sopir Pribadi Gubernur Jatim Khofifah

M Daim Yasin atau Mbah Daim, sopir pribadi Gubernur Jatim Khofifah
M Daim Yasin atau Mbah Daim, sopir pribadi Gubernur Jatim Khofifah

jatimnow.com - Siapa sangka, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mempunyai sopir pribadi yang sudah mengabdi selama 15 tahun. Dialah M Daim Yasin atau yang biasa disapa akrab Mbah Daim (64).

"Saya sudah jadi sopirnya Ibu (Khofifah) selama 15 tahun, sejak beliau di PKB," ujar Mbah Daim ditemui di Graha Amukti Praja, Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Kamis (14/2/2019).

Baca Juga: Gubernur Khofifah Optimistis Produktivitas Gula Jatim Terus Meningkat

Ia menceritakan sudah mengenal sosok gubernur perempuan pertama di Jatim itu sejak dirinya menjadi sopir di SMP Khodijah Surabaya pada tahun 80-an. Ia sering mengantarkan Khofifah untuk kegiatan sekolahnya.

"Dulu sopir di SMP Khodijah tahun 80-an kenal sama Ibu, kalau ada acara Osis kemana-mana saya antar," ujarnya.

Karena sering mengantar Khofifah, akhirnya Mbah Daim diangkat menjadi sopir pribadi. Mbah Daim menjadi sopir pribadi Khofifah sejak mantan Menteri Sosial itu bergabung di PKB.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

"Dulu waktu di PPP sering di carter, terus waktu di PKB jadi sopirnya. Ibu dulu kan juga Ketua Yayasan Khodijah di era Gusdur, kalau di Surabaya saya yang nganter," tambahnya.

Selama menjadi sopir pribadi Khofifah, Mbah Daim mengaku sering mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi lantaran kondisi Khofifah yang sangat padat dan butuh waktu yang cukup cepat untuk mengantarkannya.

"Biasanya ya dengan kecepatan 120-130 KM per jam. Ibu waktunya kan padat, jadi kepepet," sambungnya.

Baca Juga: Khofifah Dampingi Sheikh Afeefuddin Kunjungi Ponpes Genggong Probolinggo

Selain itu, lanjut Mbah Daim, Khofifah biasa beristirahat di dalam mobil selama dua jam. Ia juga sering membawa kue, bahkan membawa buah yang ia sukai yakni buah srikaya.

"Di mobil dua jam, biasanya istirahatnya. Kue-kue yang dibawa biasanya di mobil, yang paling disukai menungo (Srikaya)," tuturnya.

"Kalau pilih-pilih enggak Ibu itu. Mobil ini baru dua bulan. Saya kagum sama perjuangan Ibu nggak pernah ngeluh, capek dia," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.