Rabu, 22 Jul 2026 07:47 WIB

Khofifah Dampingi Sheikh Afeefuddin Kunjungi Ponpes Genggong Probolinggo

  • Penulis : Yanuar D
  • | Selasa, 19 Mei 2026 20:30 WIB
Khofifah Indar Parawansa mendampingi ulama sufi internasional, Al Sheikh Afeefuddin Al-Jailani, mengunjungi Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong. (Foto: Pemprov Jatim/jatimnow.com)
Khofifah Indar Parawansa mendampingi ulama sufi internasional, Al Sheikh Afeefuddin Al-Jailani, mengunjungi Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong. (Foto: Pemprov Jatim/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi ulama sufi internasional, Al Sheikh Al Sayid Afeefuddin Al-Jailani, mengunjungi Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Kabupaten Probolinggo, Senin (18/5/2026). Kehadiran keduanya disambut antusias ribuan santri melalui lantunan shalawat Nabi.

Al Sheikh Al Sayid Afeefuddin Al-Jailani dalam tausiyahnya mendoakan agar Ponpes Genggong melahirkan generasi ulama dan pemimpin masa depan yang membawa keberkahan bagi umat. Ia menekankan bahwa ilmu memiliki kedudukan yang sangat tinggi dibanding harta.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Rotasi 6 Pejabat Pemprov Jatim, Ini Susunannya

"Walau nantinya tidak menjadi ulama tersohor dunia, namun kita akan menjadi santri yang cinta kepada Rasullullah SAW dan mendapat cinta dari Allah SWT," tuturnya.

Di akhir tausiyahnya, Sheikh Afeefuddin menyampaikan apresiasi khusus kepada Gubernur Khofifah yang dinilainya mampu memberikan teladan nyata, bukan sekadar sebagai seorang pejabat pemerintahan.

"Sheikh Afeefuddin mengajarkan kepada kita bagaimana tawaduk, berbuat kebaikan dan keikhlasan kepada sesama. Bukan hanya sekedar pejabat, tapi mengajarkan kebaikan keikhlasan lalu tawaduk terhadap hamba-hamba Allah," pungkasnya.

Baca Juga: Misi Dagang Jatim-Riau Naik 3 Kali Lipat, Transaksi Tembus Rp 1 Triliun

Sementara itu dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa Ponpes Genggong sebagai salah satu pesantren tertua di Jawa Timur memiliki peran strategis yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Pesantren terbukti sukses melahirkan generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan nasionalisme demi menjaga keutuhan NKRI.

"Sebagai salah satu ponpes tertua di Jawa Timur, Ponpes Genggong bukan sekadar lembaga pendidikan, namun juga tumbuh menjadi benteng pertahanan moral yang sangat kokoh bagi Jawa Timur dan Indonesia," ujar Khofifah.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Lepas Karnaval Budaya di Alun-Alun Bangkalan, Ini Harapannya

Gubernur Khofifah juga memotivasi para santri untuk terus bersemangat menuntut ilmu dan menjaga akhlak demi menjadi kebanggaan orang tua serta bangsa. Mengutip hadis Nabi Muhammad SAW, ia mengingatkan pentingnya proses belajar di pesantren.

"Semangat menempuh pendidikan anak-anakku. Jadilah kebanggan kedua orang tua, kebanggaan para guru, pondok pesantren dan juga kebanggan Jatim dan bangsa Indonesia," pesannya. 

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.