Sabtu, 20 Jun 2026 01:56 WIB

Transplantasi Terumbu Karang, Nelayan Banyuwangi Gunakan Batu Kapur

Transplantasi terumbu karang dengan media batu kapur di Banyuwangi
Transplantasi terumbu karang dengan media batu kapur di Banyuwangi

jatimnow.com - Kelompok Nelayan Samudra Bakti di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi kini mencoba menjadikan batu kapur (gamping) sebagai transplantasi terumbu karang.

Dalam transplantasi terumbu karang tersebut, sebanyak 10 truk batu kapur dimasukkan oleh Kelompok Nelayan Samudra Bakti ke wilayah konservasi laut seluas 15 hektar yang selama ini mereka jaga. 

Baca Juga: Warning BMKG, Gelombang 4 Meter Ancam Perairan Selatan Jatim 2-5 Juni 2026

Penenggelaman di lakukan di area yang belum memiliki terumbu karang hidup. Sifat alami batu yang diambil dari darat itu diharapkan memberi efek tumbuhnya bibit karang dan berkembang.

Ketua Kelompok Nelayan Samudra Bakti, Sukirno mengatakan batu gamping ini menjadi media alami pertama yang dimanfaatkan kelompoknya untuk menambah jumlah terumbu karang.

Sejak tahun 2009, Kelompok Nelayan Samudra juga telah membenamkan puluhan ribu media transplantasi karang. Sebelumnya media transplantasi terumbu karang yang digunakan seperti paralon, plastik, semen, hingga besi.

"Kita coba berbagai cara, dalam upaya penanaman karang," kata Sukirno, Kamis (31/1/2019).

Transplantasi dilakukan dengan cara mengikat cangkokan karang dari indukan ke paralon yang telah disusun. Selain itu, ada pula 500 unit instalasi apartemen ikan berupa tower kubus yang berbahan plastik.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Kini, berbagai transplantasi terumbu karang menjadi rumah ikan bertelur dan bersembunyi dari pemangsanya.

Sebelum penenggelaman terumbu karang dari batu gamping, pertama bahan pembuatan diolesi gula tetes tebu untuk merangsang pertumbuhan karang.
Selain, mengembangkan terumbu karang media semen cor yang dicampur abu pembakaran ampas tebu.

Bahkan, teknologi Bio Rock berupa kubah dari kerangka besi yang dialiri listrik juga telah dicobanya. Guna mempercepat pertumbuhan karang.

Baca Juga: Pos Basarnas Trenggalek Evakuasi Nelayan Asal Situbondo yang Ditemukan Terapung

"Sementara yang terlihat efektif transplantasi, apartemen, dan terumbu karang buatan. Sedangkan Bio Rock kami nilai tidak efektif di sini, sehingga sudah kami diangkat," jelasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.