Selasa, 16 Jun 2026 13:02 WIB

Terlantar di Pelabuhan Tanjungwangi 6 Hari, Penumpang Kapal Melahirkan

 Bidan Amalia saat menunjukkan bayi perempuan yang dilahirkan Rupiana, penumpang kapal yang terlantar di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi
Bidan Amalia saat menunjukkan bayi perempuan yang dilahirkan Rupiana, penumpang kapal yang terlantar di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi

jatimnow.com - Rupiana (20), seorang penumpang kapal yang terlantar selama 6 hari di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi, melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan Selasa (29/1/2019) malam.

Petugas keamanan Pelabuhan Tanjungwangi Taufiq mengatakan, sekitar pukul 18.05 Wib, dirinya mendapatkan laporan dari petugas BNPB dan calon penumpang yang tengah mengalami kontraksi.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Tadi saya dan Dendy membagi tugas, saya yang menyiapkan mobil patroli dan Dendy memanggil anggota Primary Health Care (PHC) yang bertugas," kata Taufik saat dikonfirmasi jatimnow.com.

Mengetahui hal itu, petugas PHC Pelabuhan Tanjungwangi bergerak memberikan pertolongan dengan menghampiri Rupiana yang terlantar selama 6 hari di terminal pelabuhan itu.

"Waktu di klinik PHC, ibu itu sudah mengeluarkan air ketuban dan dibawa ke bidan terdekat," katanya.

Baca juga:  Ratusan Penumpang Kapal Terlantar di Pelabuhan Tanjungwangi

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Sementara, Manager Humas Pelabuhan Tanjungwangi Sinta Dwi Rahayu menambahkan, Pelindo III membantu biaya persalinan anak kedua dari pasangan Rupiana dan Harmaen (27) warga asal Warga Banjar Kauh, Kecamatan Kutsel Lombok, Nusa tenggara Barat itu.

Lanjut Sinta, bayi mungil yang lahir secara normal dengan bobot 2,5 kg dan panjang 44 cm itu diberikan nama Amalia Dwi Putri Tanjungwangi.

Nama bayi yang lahir sekitar pukul 18.30 Wib itu, terinspirasi dari nama bidan yang membantu persalinannya, nama putri kedua orangtuanya dan tempatnya melahirkan.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Nama Amalia terinspirasi dari bidannya, Dwi Putri nama putri keduanya dan tidak lupa nama Tanjungwangi," ujar Sinta.

Sebelumnya diketahui, akibat cuaca buruk, sedikitnya 158 penumpang tujuan Kepulauan Sapeken terlantar di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi. Beberapa penumpang mengaku tertahan di terminal pelabuhan ini sejak Senin, 21 Januari 2019 lalu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.