Selasa, 16 Jun 2026 16:56 WIB

Ratusan Penumpang Kapal Terlantar di Pelabuhan Tanjungwangi

Penumpang tujuan Kepulauan Sapeken terlantar di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi
Penumpang tujuan Kepulauan Sapeken terlantar di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi

jatimnow.com - Akibat cuaca buruk, sedikitnya 158 penumpang tujuan Kepulauan Sapeken terlantar di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi.

Beberapa penumpang mengaku tertahan di terminal Tanjungwangi sejak Senin, 21 Januari lalu. Seperti yang dialami Darapati (48) yang tertahan di Pelabuhan Tanjungwangi selama 8 hari.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Bahkan, barang bawaannya yang berupa aneka bumbu dapur seperti cabai kecil, tomat tak sedikit yang membusuk dan dibuang.

"Saya sejak Senin yang lalu di sini. Kalau barang-barangnya, ada yang dibuang, ada yang busuk, gak ada sudah. Gak ada uang habis buat beli nasi," kata Darapati, Selasa (29/1/2019).

Penumpang lainnya, Sadariah (40) mengaku baru 2 hari menginap di terminal Tanjungwangi. Nasibnya, tak jauh berbeda dengan Darapati yang harus membuang barang bawaannya seperti cabe, tomat, dan buah naga.

"Busuk ya dibuang mas, mau gimana lagi wong kapalnya gak bisa berangkat-berangkat," katanya.

Saat mewawancarai Bu Sadariyah, Warda (45) menyahut bahwa dirinya juga telah berhari-hari berada di terminal tersebut. Infomasi yang di terima dari pihak KSOP Tanjungwangi menyebut bahwa hari ini KM Sabuk Nusantara 56 akan diberangkatkan.

"Ngomongnya kemarin itu besok berangkat gitu, tapi nyatanya gak berangkat juga. Gak tahu ini kapan," katanya mengeluh.

"Kalau yang punya uang nginepnya di hotel mas tidak disini," ujarnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Koordinator Embarkasi Debarkasi KSOP Tanjungwangi Ade Sucipto mengatakan, bahwa hari ini KM Sabuk Nusantara 56 yang melayani tujuan Kepulauan Sapeken Madura masih harus melakukan pengisian bahan bakar.

Direncanakan, ratusan penumpang tujuan Kepulauan Sapeken, Kalianget Sumenep, Madura itu akan berangkat esok.

"Hari ini kapal bunker, habis itu ngisi bahan bakar, besok kita berangkatkan," katanya.

Hingga kemarin, kata dia, cuaca di laut Jawa dan Selat Madura kurang mendukung kapal melakukan pelayaran. Jika, besok cuaca normal seperti hari ini ratusan penumpang yang antre beberapa hari tersebut akan diberangkatkan.

"Selain ada maklumat pelayaran kita juga akan update terus cuaca dari BMKG," tegasnya.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Sejak kemarin, tambahnya, dapur umum dari Dinas Sosial dibuka. Ini dilakukan untuk membantu para penumpang yang kehabisan bekal perjalanan.

"Kita koordinasi dengan Dinas Sosial dan dibantu dapur umum mulai kemarin sore," tukasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.