Minggu, 14 Jun 2026 10:10 WIB

Jembrana Diterjang Banjir Bandang, Kendaraan Antre di Ketapang

Antrean kendaraan yang terjadi di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.
Antrean kendaraan yang terjadi di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

jatimnow.com - Banjir bandang yang terjadi di wilayah Jembrana, Bali mengakibatkan antrean kendaraan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, sejak Minggu (23/12/2018) pagi.

Dari informasi yang dihimpun, jembatan yang menghubungkan Gilimanuk ke arah Denpasar tertimbun material kayu pasca banjir bandang. Akibatnya jalur dari dan ke Denpasar melalui Gilimanuk ataupun sebaliknya dikabarkan macet.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

GM ASDP PT Indonesia Ferry Ketapang-Gilimanuk, Captain Solikin mengatakan antrean kendaraan di pelabuhan Ketapang sendiri mengalami peningkatan dibandingkan hari-hari biasa

"Peningkatan sudah terjadi untuk roda 4 sebesar 38 persen, kendaraan roda dua 33 persen, dan penumpang 43 persen dari data produksi tahun lalu," papar Solikin, Minggu (23/12/2018).

Capt Solikin sapaannya menambahkan, berdasarkan laporan dari Manager Usaha Pelabuhan Gilimanuk kepadatan yang terjadi didominasi oleh kendaraan barang akibat putusnya jembatan akibat banjir bandang ke arah Denpasar.

"Masalah yang akan terjadi (pasca-banjir bandang, red) yaitu keterlambatan waktu tiba," katanya.

Sebab, menurutnya, yang diperbolehkan melintas di Jembatan Sungai Bilukpoh Penyaringan, Jembrana yang sebelumnya tertimbun material banjir hanya kendaraan roda dua dan roda empat.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Pihaknya memprediksi, penumpukan kendaraan di pelabuhan Ketapang maupun Gilimanuk terjadi sejak malam ini hingga esok, 24 Desember 2018.

"Untuk kendaraan barang non logistik tanggal 25, 28, 29, dan tanggal 1 (Januari 2019, red) dilarang menyeberang," ujarnya.

Dari pantauan di lapangan, sejumlah aparat kepolisian, Brimob, Dinas Perhubungan, dan pihak ASDP Ketapang tampak mengatur dan mengamankan.

Rata-rata setiap kendaraan antre selama 1 hingga 2 jam di parkiran pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Salah seorang sopir truk, Sugiono yang mengaku mengangkut bahan bangunan antre sejak pukul 11.00 hingga 12.30 Wib.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Lumayan mas, ini sudah antre sejam lebih," kata Sugiono.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.