Rabu, 17 Jun 2026 19:45 WIB

Keren, Selokan Kotor Disulap Menjadi Tempat Edukasi Budidaya Ikan

  • Penulis :
  • | Sabtu, 24 Mar 2018 11:21 WIB
Kampung ikan di Dusun Krajan, Desa Jajag, Gambiran, Banyuwangi
Kampung ikan di Dusun Krajan, Desa Jajag, Gambiran, Banyuwangi

jatimnow.com - Kelompok budidaya ikan tawar di Dusun Krajan, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, ini terbilang kreatif.

Mereka memanfaatkan saluran air sebagai pengganti kolam. Kini, tempat itu menjadi jujugan anak-anak sebagai wahana edukasi.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Saluran air sepanjang 100 meter yang persis ditepi jalan raya disekat menjadi beberapa kolam. Diisi dengan bibit ikan tawar seperti gurami, ikan mas dan nila.

Sebelumnya, saluran air itu kotor dan dipenuhi sampah. Namun kini berubah menjadi bersih dan enak dipandang.

"Dulu kotor sekali, baunya juga mengganggu. Alhamdulillah, perlahan warga mulai sadar kebersihan dan memanfaatkan saluran air sebagai media budidaya ikan," jelas Wibi Untoro (48), Ketua Kelompok Budidaya Ikan Banyu Bening, Jajag, ditemui di lokasi, Sabtu (24/3/2018).

Untuk menarik kesadaran warga lainnya, Wibi dan rekannya menjadikan kolam itu sebagai sarana edukasi.

Lokasi budidaya disematkan nama Kampung Ikan. Dimana setiap pengunjung yang kebanyakan anak-anak bisa "interaksi" dengan ribuan ikan yang terlihat memenuhi kolam.

"Kita sediakan pakan ikan dengan penggantian biaya Rp 1 ribu/bungkusnya. Kita sediakan juga gazebo untuk tempat bersantai," tambahnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Dilokasi juga terpasang baliho besar yang berisi kampanye konservasi air. Lengkap dengan gambar-gambar ikan yang dilindungi oleh undang-undang.

Ide kreatif itu diharapkan bisa menanamkan kesadaran dan peduli lingkungan sejak dini.

"Yang paling banyak berkunjung itu dari anak-anak TK. Atau anak dan kedua orang tuanya. Kita harapkan generasi selanjutnya punya kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan," harapnya.

Jadi, menurut Wibi, budidaya ikan tidak hanya melulu dikelola untuk memetik hasil dari penjualan ikan.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Namun juga bisa sebagai sarana kampanye peduli lingkungan. Karena, lanjutnya, budidaya ikan tanpa peduli lingkungan juga akan mematikan usaha itu sendiri.

"Semoga semakin banyak warga yang memunculkan ide kreatif berbasis lingkungan," tandasnya.

Reporter: Irul hamdani

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.