Senin, 15 Jun 2026 17:16 WIB

Maaf... Sementara ini Keindahan Gunung Ijen Tidak Bisa Dinikmati

  • Penulis :
  • | Jumat, 23 Mar 2018 17:57 WIB
Sejumlah jurnalis di Kawah Ijen/dok pribadi
Sejumlah jurnalis di Kawah Ijen/dok pribadi

jatimnow.com - Akibat dari dasar kawah Gunung Ijen yang berada di perbatasan Bondowoso-Banyuwangi mengeluarkan gas beracun sejak Rabu (21/3/2018). 

Untuk sementara, segala aktivitas mulai penambang belerang, pecinta alam, dan pengunjung tidak diperbolehkan melakukan pendakian sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Karenanya, keindahan gunung itu hanya bisa dinikmati dari jauh atau dari lereng Gunung Ijen.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah V Jawa Timur di Banyuwangi, Sumpena mengatakan, kejadian serupa juga pernah terjadi di tahun sebelumnya. 

Saat itu, terjadi di bulan Maret hingga Juni, sehingga jadwal pendakian menuju Taman Wisata Alam Kawah Gunung Ijen yang semula di buka setiap pukul 01.00 dini hari, baru dibuka pukul 03.00 dini hari.

"Penutupan dilakukan sejak Kamis dini hari, begitu ada dampak gas ke sejumlah warga Bondowoso yang tinggal di sekitar sungai Kalipait yang berada di kawasan Ijen," kata Sumpena, Jumat (23/3/2018).

Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu hasil penelitian dari tim Vulkanologi PVMBG Bandung yang tengah melakukan penelitian. Mulai dari sampel air Sungai Kalipait dan daun yang mengering hingga mencapai radius 3 kilometer akibat terpaan gas dari Kawah Ijen.

“Setelah ada hasil dari uji tersebut baru kita akan evaluasi kembali status penutupan pendakian, apakah akan diperpanjang atau sudah bisa dibuka," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meminta agar masyarakat penambang belerang dan wisatawan mematuhi instruksi dari pihak BKSDA.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Ia juga juga meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah, aparat kecamatan, dan puskesmas di kawasan Ijen yang masuk Kabupaten Banyuwangi untuk mempersiapkan diri menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi.

"Kita berharap fenomena alam ini bisa segera berakhir, karena ini sepertinya juga siklus tahunan Ijen. Selebihnya biar pihak yang berkompeten yang menangani," jelas Anas.

Kepada para wisatawan, Anas mengatakan, di Kabupaten Banyuwangi ini memiliki banyak destinasi wisata mulai dari atraksi wisata, wisata budaya hingga wisata pantai yang berjajar.

"Ijen masih bisa dinikmati, meski tidak harus mendaki mendekat ke kawahnya. Wisatawan masih bisa melihat Ijen dari kawasan desa yang ada di kaki Gunung Ijen. Bagi wisatawan masih banyak destinasi lain untuk dinikmati, kuliner, kekayaan seni-tradisi Banyuwangi," jelas Anas.

Baca Juga: Jambuluwuk Bromo Resmi Hadir, Ini Konsep dan Daya Tariknya

 

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.