Jumat, 12 Jun 2026 11:56 WIB

Praperadilan Dibalik Kasus Unggahan Surat Panggilan KPK Palsu

  • Penulis : CF Glorian
  • | Jumat, 07 Des 2018 20:30 WIB
M Sholeh, kuasa hukum tersangka saat ditemui di PN Blitar
M Sholeh, kuasa hukum tersangka saat ditemui di PN Blitar

jatimnow.com - Setelah mangkir dari panggilan pertama sebagai tersangka atas kasus unggahan surat panggilan KPK palsu, Mohammad Trijanto (MT), warga Kota Blitar itu akhirnya muncul. Namun, dia muncul di Pengadilan Negeri (PN) Blitar untuk mengajukan praperadilan terhadap polisi.

Selain di dampingi sejumlah simpatisannya, LSM pegiat antikorupsi ini juga di dampingi M Sholeh, kuasa hukumnya. Gugatan praperadilan itu dilakukan tersangka karena penetapan dirinya sebagai tersangka oleh polisi, dianggap tidak prosedural.

Baca Juga: Jangan Biarkan Kasus MBG Tenggelam

Baca juga: 

Sholeh menyampaikan, laporan dugaan pelanggaran Undang-undang ITE dan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) terbit pada hari yang sama pada 16 Oktober 2018 lalu. Padahal sesuai KUHAP, lanjutnya, proses penyidikan harus dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan.

"Faktanya, saudara Trijanto (tersangka) diperiksa pada tanggal 22 Oktober, malamnya di hari yang sama, Bupati Blitar Rijanto juga diperiksa. Kok bisa, sprindiknya itu keluar tanggal 16 Oktober. Maka menurut kami, proses penetapan (tersangka) ini cacat hukum," beber Sholeh, Jumat (07/12/2018).

Selain cacat hukum, lanjut Sholeh, ada sejumlah kejanggalan dalam proses penetapan kliennya sebagai tersangka. Ia menilai, pemeriksaan kasus tersebut salah tempat. Sebab proses MT dalam mengunggah foto surat KPK palsu tersebut dilakukan di rumahnya di Kota Blitar, sehingga kasus ini harusnya ditangani oleh Polres Blitar Kota.

Baca Juga: MBG, Korupsi dan Kegagalan Tata Kelola Kebijakan

Tak hanya itu, Sholeh juga mempertanyakan alasan dua orang yang memberitahukan keberadaan surat panggilan KPK palsu kepada MT malah tidak dijadikan sebagai tersangka oleh polisi. Ditambah, polisi tidak memberikan kesempatan pada MT untuk menghadirkan saksi ahli yang dapat meringankannya selama proses penyidikan.

"Artinya hak sebagai saksi untuk pembelaan itu tidak diberikan oleh polisi. Kami juga mempertanyakan kenapa kok pemeriksaan Bupati dilakukan di pendopo, kok seakan-akan masyarakat yang melapor ada kelasnya. Kami berharap ada keberanian dari hakim praperadilan untuk mencabut penetapan klien saya sebagai tersangka," tegas Sholeh.

Dikonfirmasi terpisah, Kasubbag Humas Polres Blitar Iptu Muhammad Burhanudin tak begitu ambil pusing atas gugatan praperadilan tersebut. Menurutnya, proses pemeriksaan polisi terhadap MT telah dilakukan sesuai prosedur.

Baca Juga: Eks Terpidana Kasus Korupsi, Samanhudi Anwar Terpilih Ketua KONI Kota Blitar

"Kami menghormati gugatan praperadilan yang dilakukan oleh tersangka. Kami melakukan penyidikan sudah sesuai prosedur," jawab Burhan.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.