Minggu, 14 Jun 2026 12:29 WIB

Takut Luapan Sungai Werati, Warga Pasuruan Surati Presiden

  • Penulis :
  • | Selasa, 27 Nov 2018 00:14 WIB
Surat terbuka yang ditujukan untuk Presiden Joko Widodo
Surat terbuka yang ditujukan untuk Presiden Joko Widodo

jatimnow.com - Menjelang musim penghujan, masyarakat Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, yang mengatasnamanakan kelompok Kedungringin Menggugat, membentangkan surat terbuka kepada Presiden RI, Joko Widodo.

Surat terbuka berukuran empat kali enam meter persegi itu, terpampang di simpang tiga Cangkringmalang, jalan raya jurusan Surabaya-Probolinggo.

Isinya, memuat tentang kehawatiran masyarakat desa akan luapan Sungai Werati yang mampu menenggelamkan rumah-rumah dikala masuk musim penghujan.

"Tahun kemarin, banjirnya antara setengah sampai satu meter. Namun sekarang, 10 KM badan sungai sudah ditutupi tanaman eceng gondok. Coba bayangkan, setinggi apa banjirnya nanti," ujar Henry Sulfianto, Koordinator Kelompok Kedungringin Menggugat, Senin (26/11/2018).

Henry mengungkapkan, jika warga sudah lelah dengan janji manis yang tak terealisasikan alias dicueki dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan Provinsi Jawa Timur, khususnya Dinas Pengairan dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.

"Mulai tahun 2009, kami sudah menyurati semua pihak terkait yang menangani Sungai Wrati, namun tak digubris. 2 kali hearing dengan DPRD Kabupaten Pasuruan pun tiada hasil," ungkapnya.

Hanya dengan membentangkan surat terbuka inilah yang masyarakat Kedungringin bisa lakukan. Sembari menunggu kehadiran negara untuk menyelesaikan persoalan ini.

"Kami ini butuhnya, pemerintah segera bisa membersihkan eceng gondok di Sungai Wrati. Karna kalau normalisasi membutuhkan dana miliaran rupiah," sambungnya

Diketahui, tidak hanya Kedungringin yang mengeluhkan kondisi Sungai Wrati tersebut. Ada juga masyarakat Desa Cangkringmalang dan Desa Kedungboto yang wilayahnya juga dilewati aliran Sungai Wrati.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Reporter: Mochamad Rois

Baca Juga: Siswa di Jember Naik Rakit ke Sekolah, Jembatan Putus Diterjang Banjir

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.