Kamis, 18 Jun 2026 07:14 WIB

Banjir Bandang di Banyuwangi Meluap ke Pemukiman Karena Jembatan ini?

Warga membersihkan sisa-sisa banjir bandang
Warga membersihkan sisa-sisa banjir bandang

jatimnow.com - Konstruksi jembatan Wonorekso di Desa Alasmalang, Banyuwangi diduga menjadi penyebab meluapnya air sungai Badeng pada Minggu (25/11/2018). Beberapa warga menyebut hendak membongkar jembatan itu jika pemerintah terkait tak kunjung merenovasi ulang konstruksinya.

"Ini sudah kedua kalinya (pasca-banjir bandang Juni 2018, red) mas. Gimana kita bisa tidur kalau gini terus," kata Sutrisno salah satu warga kepada jatimnow.com, Minggu (25/11/2018).

Saat itu, beberapa warga lainnya yang tinggal di Dusun Karangasem, Desa Alasmalang, membenarkan pernyataan Sutrisno.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Banyuwangi, Djajad Sudrajat mengatakan, pascabanjir bandang yang terjadi pada 22 Juni 2018, dirinya  mengaku telah merekomendasikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk membongkar dan membangun ulang jembatan Wonorekso itu.

"Itu kewenangannya provinsi, kalau kita yang melakukan nanti malah salah," ungkap Djajad kepada wartawan.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang



Pihaknya mengaku, akan mendatangkan dua alat berat untuk membantu mengangkut sedimen bekas banjir bandang.

"Sekarang masih perjalanan dari Banyuwangi ke sini. Kita siagakan di sini," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Banyuwangi menyebut, bahwa air banjir yang meluap tersebut berhulu dari sungai di Songgon.

Sedangkan dalam musibah ini, pihaknya mengaku belum mengetahui secara pasti berapa jumlah rumah penduduk yang terendam banjir bandang.

"Kita masih proses pendataan. Informasinya ada dua rumah yang hanyut, 1 warung dan rumah, tapi itu masih informasi belum kita verifikasi," sebutnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada adanya banjir susulan. Meski begitu, lanjut Fajar, untuk malam ini intensitas hujan di wilayah Songgon sudah turun.

"Hasil koordinasi kami di wilayah Songgon debit air sudah turun. Semoga tidak ada banjir lagi," harapnya.




Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.