Senin, 15 Jun 2026 11:32 WIB

BPN Tulungagung Sosialisasikan Sertifikasi Tanah Gratis

Kepala BPN Tulungagung, Eko Djauhari
Kepala BPN Tulungagung, Eko Djauhari

jatimnow.com - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tulungagung menggelar sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Program yang dahulunya populer dengan sebutan Prona ini membantu masyarakat yang belum mempunyai sertifikat tanah, untuk mengurusnya dengan gratis.

Tahun 2018 ini BPN Tulungagung ditargetkan menyelesaikan 40.000 bidang tanah melalui program ini.

Kepala BPN Tulungagung, Eko Djauhari mengatakan, dari jumlah target yang ditetapkan, pihaknya sudah menyelesaikan sebanyak 70 persen.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Hingga akhir bulan Desember mendatang Eko optimis prosentase program ini bisa meningkat hingga 80 persen.

"Untuk itu kita lakukan sosialisasi agar masyarakat mengerti program ini," ujarnya, Kamis (15/11/2018)

Eko menjelaskan, terdapat beberapa kendala yang ditemui di lapangan hingga tidak dapat maksimal dan tidak mencapai 100 persen.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Diantaranya masih ada keraguan masyarakat dalam PTSL, mereka ragu BPN mampu memberikan pelayanan maksimal hingga keluarnya sertifikat.

Selain itu banyak juga temuan pemilik tanah yang tidak berada di tempat atau pindah ke desa lain tanpa memberitahukannya kepada pihak desa, sehingga sulit ditemukan saat membutuhkan tanda tangan atau tanda kepemilikan lainnya.

“Kendalanya banyak bidang tanah yang pemiliknya tidak ada di tempat, sudah pindah tanpa diketahui alamat barunya,” imbuhnya.

Untuk memaksimalkan program ini, BPN juga melakukan MOU dengan sejumlah instansi lain seperti pihak Pemkab Tulungagung, Polres, dan TNI.

Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang berada di setiap desa akan dimanfaatkan untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat. Selain itu BPN juga berharap Pemkab bisa menerbitkan Perbup terkait program ini, sehingga memudahkan masyarakat untuk mengikuti.

"Dibeberapa Kabupaten sudah ada Perbupnya kita berharap hal tersebut juga bisa diterapkan di Tulungagung," pungkasnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.