Jumat, 12 Jun 2026 19:17 WIB

Peluang Bekerja Lebih Besar, Animo Pendaftar SMK Meningkat

Pengurus Persatuan SMK Kesehatan Indonesia saat kunjungan booth pameran di Atrium Maspion Square Surabaya, Selasa (13/11/2018).
Pengurus Persatuan SMK Kesehatan Indonesia saat kunjungan booth pameran di Atrium Maspion Square Surabaya, Selasa (13/11/2018).

jatimnow.com - Animo pelajar untuk mendaftar SMK kesehatan cukup tinggi. Hal tersebut seiring dengan lulusannya yang dianggap mempunyai peluang lebih besar diterima dunia kerja, khususnya di luar negeri.

Sekjen Persatuan SMK Kesehatan Indonesia (Persemki), Nano Priyanto mengatakan, setiap tahun lulusan SMK kesehatan mencapai 70.000. Selain itu, 90 persen diantaranya sudah terserap di dunia kerja.

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

"Mereka banyak terserap di rumah sakit, klinik, industri farmasi dan berbagai industri bidang kesehatan. Kalau di luar negeri lulusan SMK kesehatan sudah banyak dikirim ke Jepang, Malaysia,Singapura bahkan Jerman," tutur Nano Priyanto saat pembukaan HUT Persemki ke-tiga di Atrium Maspion Square Surabaya, Selasa (13/11/2018).

Pria yang juga menjabat Kepala SMK Citra Medika Sragen ini mengatakan, tenaga lulusan SMK Kesehatan yang masih dibutuhkan diantaranya bidang jurusan farmasi, asisten keperawatan, teknologi laboratorium medis, farmasi industri, asisten dental dan care giver.

"Kenapa banyak diminati? Karena selain tekun. Lulusan SMK Kesehatan rupanya juga terjangkau dibandingkan lulusan pendidikan tinggi," katanya

Untuk menyetarakan upah dan meningkatkan kualitas saat bekerja di luar negeri, di sekolah lulusan itu mendapatkan 70 persen materi sekolah dan ditambah pelatihan bahasa dan pemenuhan standar yang diakui negara tujuan.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Makanya kami juga sedang menggiatkan untuk teaching factory agar bisa meningkatkan kualitas lulusan. Apalagi tiga tahun terakhir beberapa SMK mulai menerapkan sertifikat dari Lembaga Sertifikasi Profesi sebagai pendukung ijazah lulusan," jelasnya.

Selain itu, lulusan SMK juga dibekali dengan kewirausahaan agar bisa menciptakan produk hingga mengatur manajemen usaha.

"Menurut data saat ini 90 persen alumni sudah banyak terserap di dunia kerja, dan 10 persen sisanya para lulusan itu berwirausaha serta melanjutkan pendidikan," imbuhnya.

Baca Juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Kakarobot, Robot Edukasi Tanpa Gawai untuk Anak 3T

Diketahui saat ini pihak SMK Kesehatan dan Persemki juga memperluas jaringan kerjasama dengan dinas kesehatan dan industri guna penyaluran tenaga lulusannya.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.