Jumat, 19 Jun 2026 03:32 WIB

Mantan Menpora Kabinet Soeharto Puji Prestasi Olahraga Kabinet Jokowi

Mantan Menpora Hayono Isman saat di Surabaya
Mantan Menpora Hayono Isman saat di Surabaya

jatimnow.com - Dunia olahraga Indonesia di bawah kepemimpinan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mendapat pujian dari mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Kabinet Pembangunan VI (1993-1998) dibawah Presiden Soeharto, Hayono Isman.

Hayono mengatakan bahwa tingkat kesadaran masyarakat Indonesia terhadap olahraga dirasa masih rendah. Namun, dibalik rendahnya tingkat kesadaran masyarakat tersebut Indonesia berhasil meraih prestasi gemilang pada gelaran Asian Games 2018.

"Bagi saya yang pernah jadi menteri, ini hasil yang ajaib. Kita jadi juara 4. Melampaui target 16 emas, meraih 31 emas itu ajaib," ujarnya saat ditemui dalam rakor Aliansi Relawan Jokowi, Minggu (11/11/2018).

Ia melanjutkan, lantaran sudah mencapai prestasi tinggi ini Indonesia memiliki tantangan lain ke depannya yaitu mempertahankan bahkan meningkatkannya.

"Tantangan ke depan prestasi ajaib ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan di tingkat yang lebih tinggi di olimpiade di masa yang akan datang. Karena olahrga prestasi kita ukurannya olimpiade. Jangan sampai di asian games hebat tapi gak mampu menembus 10 besar olimpiade," tegasnya.

Saat ditanya terkait polemik PSSI yang diketuai Edy Rahmayadi yang juga merupakan Gubernur Sumatera Utara, Hayono enggan berkomentar.

"Saya serahkan kepada PSSI karena itu masalah PSSI. Biarkan yang berpikir anggota yang terhimpun dalam PSSI," tuturnya.

Namun Hayono menerangkan bahwa sebenarnya wajar apabila posisi ketua PSSI diemban oleh pejabat selama posisi tersebut tidak mengganggu kinerja PSSI.

"Waktu saya menjadi menpora, memang yang memimpin organisasi populer seperti sepakbola harus pejabat. Kalau gak pejabat susah karena menyangkut kepercayaan," tutupnya.

 






Baca Juga: HGI City Cup 2026 Surabaya Fest Gerakkan Ekonomi UMKM

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.