Kamis, 23 Jul 2026 01:25 WIB

HGI City Cup 2026 Surabaya Fest Gerakkan Ekonomi UMKM

Para pelaku UMKM lokal mendapatkan panggung di sekitar venue HGI City Cup 2026 Surabaya Fest di Grand City Mall. (Foto: HGI for jatimnow.com)
Para pelaku UMKM lokal mendapatkan panggung di sekitar venue HGI City Cup 2026 Surabaya Fest di Grand City Mall. (Foto: HGI for jatimnow.com)

jatimnow.com - Grand City Mall Surabaya mendadak berubah wajah. Pusat perbelanjaan yang biasanya tenang kini bertransformasi menjadi arena esports domino yang riuh dalam gelaran HGI City Cup 2026 Surabaya Fest.

Ajang ini bukan sekadar turnamen biasa, melainkan sebuah eksperimen sosial yang menggabungkan hiburan digital, komunitas akar rumput, dan dukungan penuh birokrasi.

Baca Juga: Seminggu di Kota Probolinggo 2026 Prioritaskan UMKM dan PKL Lokal

Langkah Higgs Games Island (HGI) kali ini mendapat restu kuat dari PORDI Surabaya serta Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Dinkopumdag) Pemerintah Kota Surabaya.

Kolaborasi ini menunjukkan pergeseran pandangan terhadap domino, dari sekadar permainan warung kopi menjadi cabang olahraga pikiran yang mampu menggerakkan roda ekonomi lokal.

Sejak pembukaan, area kompetisi dipadati pengunjung yang ingin merasakan sensasi bermain domino digital dalam format nyata. Interaksi publik yang intens membuat atmosfer mall jauh lebih hidup dan inklusif.

"Suasananya terasa sangat berbeda. Ini bukan cuma soal menang-kalah di meja turnamen, tapi banyak aktivitas interaktif yang bisa dinikmati siapa saja," ungkap Erwin, salah satu pemain di kategori VVIP, Minggu (26/4/2026).

Baca Juga: Meriahnya PetroNite Fest 2026, Harmoni Seni, Hiburan dan Ekonomi Kerakyatan

Dukungan institusional memberikan dimensi baru pada acara ini. Keterlibatan PORDI Surabaya memperkuat standar kompetisi, sementara kehadiran Dinkopumdag memastikan para pelaku UMKM lokal mendapatkan panggung di sekitar venue. Hal ini menciptakan ekosistem ekonomi mikro yang berputar selama acara berlangsung.

Tatik Lely Juwita, perwakilan dari Dinkopumdag Surabaya, menilai konsep penggabungan aktivitas digital dan fisik ini sebagai terobosan segar bagi kota.

"Pendekatan ini sangat menarik. Kita melihat bagaimana aktivitas digital bisa ditarik ke dunia nyata untuk menggerakkan ekonomi pelaku UMKM di Surabaya," jelas Tatik.

Baca Juga: Bader FC Sabet Gelar Juara Super Copa Pondok Modern Darussalam Gontor

Fenomena ini membuktikan bahwa turnamen esports dapat berkembang menjadi platform publik yang lebih luas. Dengan mengintegrasikan berbagai pemangku kepentingan, HGI City Cup 2026 Surabaya Fest berhasil menciptakan dampak nyata bagi masyarakat, baik dari sisi hiburan maupun finansial.

Memasuki pekan-pekan selanjutnya, antusiasme warga Surabaya diprediksi akan terus memuncak, sekaligus mengukuhkan model baru aktivasi esports yang menghubungkan kompetisi profesional dengan denyut nadi ruang publik.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.