Jumat, 12 Jun 2026 04:08 WIB

Peringati Hari Pahlawan, GARBI Napak Tilas ke Makam Syuhada

Ormas GARBI saat takziah di makam KH Nawawi/ Foto : Istimewa.
Ormas GARBI saat takziah di makam KH Nawawi/ Foto : Istimewa.

jatimnow.com - Pengurus Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) Kabupaten Mojokerto melakukan takziah ke makam syuhada, Kiai Haji Nawawi.

Hal ini dilakukan sebagai bagian dari napak tilas semangat perjuangan sekaligus memperingati hari pahlawan.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Sejarah santri Hadratussyiakh Kyai Haji Hasyim Asy'ari di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang serta perintis Nahdatul Ulama di Mojokerto ini, menjadi inspirasi pengurus GARBI Kabupaten Mojokerto untuk meneruskan mimpi besar pahlawan tersebut.

"Kami mendoakan almarhum dan mencoba napak tilas semangat perjuangan beliau yang gagah berani, ikhlas tanpa pamrih turun langsung memimpin perlawanan penjajahan, memperjuangkan kebebasan, beliau menjadi inspirasi kami," ujar Luqman Fanani, Ketua GARBI Kabupaten Mojokerto, Minggu (11/11/2018) pagi.

Menurutnya, generasi bangsa saat ini harus mewarisi semangat para pahlawan, terutama tentang keikhlasan, persatuan dan semangat pengorbanan untuk bangsa.

"Generasi bangsa harus mewarisi semangat kepahlawanan, keikhlasan, persatuan hingga semangat rela berkorban demi bangsa, kondisi bangsa sekarang membutuhkan semangat itu," tuturnya.

Dengan semangat kepahlawanan tersebut, lanjut Luqman, pihaknya yakin gesekan, kebisingan dan keributan terutama menjelang siklus lima tahunan atau pemilu yang terjadi akan terselesaikan. Terlebih ini terjadi antar sesama anak bangsa.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Sudah saatnya kita kembali bersatu untuk wujudkan bersama Indonesia yang bermartabat dan menjadi kekuatan lima besar negara di dunia. Ayo Kita teruskan mimpi besar para pahlawan pendahulu kita," tegasnya.

Luqman juga mengutip narasi tokoh nasional Anis Matta yang menyebut bahwa pahlawan adalah orang biasa yang melakukan pekerjaan-pekerjaan besar, dalam sunyi yang panjang, sampai waktu mereka habis.

"Maka siapapun bisa menjadi pahlawan di negeri ini, semangat kepahlawanan tidak diwarisi oleh satu golongan saja, semua anak bangsa dengan berbagai profesi berhak dan wajib untuk mewujudkan cita-cita perjuangan bangsa," imbuhnya.

Untuk diketahui, GARBI Kabupaten Mojokerto adalah organisasi masyarakat kebangsaan sebagai wadah generasi Indonesia yang memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap kemajuan bangsa, memiliki komitmen untuk menjaga kebersamaan serta keharmonisan masyarakat Indonesia yang beragam.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

GARBI mengajak seluruh komponen bangsa bersatu memikirkan Indonesia untuk menjadi lima besar kekuatan dunia.

Tanpa persatuan anak bangsa hal itu sulit dicapai, arah baru Indonesia yang dicita-citakan tidak bisa berdiri dari satu golongan saja.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.