Sabtu, 13 Jun 2026 04:26 WIB

Penonton Jatuh dari Viaduk, ini Respon Panitia 'Surabaya Membara'

Kereta melintas di viaduk yang penuh dengan penonton 'Surabaya Membara'
Kereta melintas di viaduk yang penuh dengan penonton 'Surabaya Membara'

jatimnow.com - Drama kolosal 'Surabaya Membara' memakan korban 3 orang penonton yang berada di viaduk atau jembatan kereta api peninggalan belanda tewas serta belasan luka. Penyelenggara acara ini mengaku bahwa penonton yang berada di viaduk di luar jangkauan panitia.

"Acara ini aman-aman saja karena kita berusaha untuk tertib. Penonton kita ajak untuk tertib,"  kata Taufik 'Monyong',  panitia penyelenggara 'Surabaya Membara', Jumat (9/11/2018) malam.

Taufik mengatakan, kejadian timbulnya korban luka dan meninggal dunia juga menjadi perhatian dari pihaknya.

Baca Juga: Hotel di Surabaya Ini Rayakan Hari Pahlawan dengan Menjamu Veteran dan Janda Veteran

"Problemnya kalau di luar sistem itu, dan kami tidak bisa menjangkau secara cepat ke lokasi seumpama terjadi insiden,"  imbuhnya.

Ia menerangkan, drama kolosal 'Surabaya Membara' diikuti oleh seniman dan pelatih yang sudah berpengalaman.

"Surabaya Membara itu kita lihat yang memainkan dan pelatih senior-senior, ada yang tahun 2011, tahun 2012," katanya.

Pihaknya tidak tahu, apakah yang menjadi korban adalah pemeran dari drama kolosal atau bukan. Namun, pihaknya terus mencari informasi serta akan berkoordinasi dengan rumah sakit maupun kepolisian.

"Saya belum tahu apakah itu (korban) bagian dari teman-teman kita, adik-adik kita. Nanti saya akan coba datang ke rumah sakit atau pihak berwajib, kita kros cek," ujarnya.

Ditanya apakah sebelumnya panitia sudah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk menyelenggarakan drama kolosal tersebut.

"Sebenarnya kami sudah koordinasi. Makanya kita lihat ada PMK, ada ambulan, ada pihak kepolisian dan ada juga TNI," jelasnya.

Drama kolosal 'Surabaya Membara' dengan judul 'Gubernur Suryo' ini digelar dari bagian memperingati Hari Pahlawan. Acara tersebut pada tahun sebelumnya mendapatkan support dana dari Pemprov Jatim. Namun tahun ini Pemprov Jatim tidak memberikan anggaran, karena aturannya tidak diperbolehkan.

"Tahun lalu kita bantu penyelenggaraannya. Tahun ini tidak, karena diaturannya nggak boleh membantu setiap tahun berturut-turut," ujar Kepala Biro Humas dan Protokoler Pemprov Jatim Aris Agung Paewai.







Baca Juga: Peringati Hari Pahlawan, Bupati Gresik Tekankan Nilai Kesabaran dan Pengabdian

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.