Jumat, 19 Jun 2026 20:53 WIB

Dipasung Puluhan Tahun, 3 Orang Gangguan Jiwa di Blitar Dibebaskan

  • Penulis : CF Glorian
  • | Senin, 05 Nov 2018 14:40 WIB
Petugas koordinasi dengan keluarga untuk membebasakan ODGJ yang dipasung
Petugas koordinasi dengan keluarga untuk membebasakan ODGJ yang dipasung

jatimnow.com - Pemkab Blitar membebaskan tiga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dipasung keluarganya. Tiga orang yang dibebaskan rata-rata dipasung lebih dari sepuluh tahun.

Tiga ODGJ yang dibebaskan berada di dua kecamatan, yakni di Desa Plosoarang, Kecamatan Sanankulon, serta di Desa Kaulon dan Kedung Bunder di Kecamatan Sutojayan.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Ada tiga ODGJ yang kami bebaskan. Satu diantaranya kami rujuk ke RSJ Menur, Surabaya," kata Kabid Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Krisna Yekti, Senin (05/11/2018).

Dikatakan Krisna, tiga orang yang dibebaskan menjalani proses pembebasan berjangka waktu. Maksudnya, ODGJ yang dibebaskan tak langsung dilepaskan. Namun, mereka harus menjalani proses pembebasan secara bertahap.

"Jadi masih dikarantina lagi, terus dilepas lagi. Bertahap dulu sambil kita terus observasi," ujar Krisna.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Pembebasan pasung dilakukan melalui koordinasi antar sektor. Selain Dinas Kesehatan, Dinas Sosial juga ikut melakukan pembebasan pasung. Sebelum dibebaskan, pemerintah akan melakukan rehabilitasi kepada pasien.

"Kalau penanganan di tingkat daerah tidak berdampak positif, maka harus direhabilitasi terlebih dulu," kata Kasi Rehabilitasi Tuna Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Blitar, Edi Winarto.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Data di Pemkab Blitar, jumlah ODGJ yang dipasung ada 159 orang. Dari jumlah ini, 137 diantaranya sudah dibebaskan. Praktis, masih ada 22 ODGJ yang harus dilepaskan dari belenggu pasung.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.