Rabu, 10 Jun 2026 20:38 WIB

Kakek ini Ditemukan Tewas Tertelungkup di Kamar Mandi

Petugas kepolisian melakukan identifikasi terhadap jenazah Bambang Prayitno./ Foto : Khilmi Sabikhisma Jane.
Petugas kepolisian melakukan identifikasi terhadap jenazah Bambang Prayitno./ Foto : Khilmi Sabikhisma Jane.

jatimnow.com - Warga Perum Bumi Jabon Estate, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto mendadak digegerkan dengan penemuan seorang kakek yang tewas di dalam kamar mandi rumah, Kamis (1/11/2018).

Bambang Priyanto, kakek 62 tahun ini ditemukan sudah dalam keadaan tertelungkup tak bernyawa di kamar mandi rumahnya, yang berada di Perum Bumi Jabon Estate tahap 2.2 blok E-3, sekitar pukul 6.30 WIB.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Jenazah Bambang Prayitno pertama ditemukan oleh menantunya, Yudi, saat berniat mengantar mertuanya itu untuk cuci darah. Yudi kaget, saat sampai di rumah mertuanya, kondisi pintu rumah terkunci dari dalam.

Kasat Sabhara Polres Mojokerto, AKP Bambang Eko Sujarwo mengatakan, petugas kepolisian pertama kali mendapat informasi melalui radio komunikasi sekitar pukul 6.30 WIB.

"Kami dapat info dari rekan-rekan piket Lantas Polres Mojokerto Kota yang menghubungi piket Lantas Polres Mojokerto melalui radio untuk menginformasikan kejadian ini," ujarnya saat dikonfirmasi di TKP, Kamis (1/11/2018).

Mendapati informasi awal tersebut, petugas segera menuju ke lokasi dan melakukan pengecekan. Ternyata benar, Bambang Prayitno ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Informasinya, pak Bambang Prayitno ini menderita penyakit darah tinggi sejak lama. Kata menantunya, setiap satu minggu sekali, hari Rabu selalu cuci darah," katanya.

Kasat Sabhara melanjutkan, berdasarkan informasi dari menantu korban, agenda cuci darah minggu ini memang dialihkan pada hari Kamis. Hal itu dikarenakan adanya masalah administrasi yang membuat jadwal cuci darah dialihkan.

Petugas pun melakukan identifikasi terhadap jenazah korban. Identifikasi ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada penyebab lain terkait kematian kakek 62 tahun itu.

Baca Juga: Kecelakaan di Tulungagung, Satu Penumpang Motor Tewas

"Yang jelas, meninggalnya itu karena sakit. Kalau tindak kejahatan sepertinya tidak. Karena barang-barang di rumah Bambang Prayitno tidak ada yang rusak atau hilang," pungkasnya.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.