Senin, 15 Jun 2026 12:20 WIB

Pasutri Asal Mojokerto ini Beli Motor Ninja Pakai Uang Koin

Maisyaroh (33) dan Slamet Amin (35) menghitung uang koin yang akan digunakan untuk membeli motor.
Maisyaroh (33) dan Slamet Amin (35) menghitung uang koin yang akan digunakan untuk membeli motor.

jatimnow.com – Setelah lama menabung demi mewujudkan keinginannya membeli motor Kawasaki Ninja, sepasang suami istri asal Kabupaten Mojokerto ini akhirnya berhasil membeli motor yang diinginkannya sejak lama.

Ada hal unik yang terjadi saat proses pembelian motor Kawasaki Ninja 250 cc itu. Siti Maisyaroh (33) dan Slamet Amin (35), pasangan suami istri (Pasutri) asal Dusun Sumbersono, Desa Sumberkembar, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto itu membeli motor impiannya dengan menggunakan uang koin.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Saat dikonfirmasi jatimnow.com di rumahnya, sepasang suami istri itu membenarkan peristiwa unik membeli motor Kawasaki Ninja 250 cc menggunakan uang koin yang telah mereka tabung.

Maisyaroh mengatakan, uang koin itu telah ia tabung sejak dua tahun lalu untuk membeli motor Kawasaki Ninja 250 cc. Uang hasil penjualan keripik ketela yang ia produksi di rumahnya itu ditabung di botol air mineral.

“Kalau saya jual keripik, para agen banyak yang ngasi ke saya uang koin. Awalnya anak saya yang usia enam tahun itu minta uang koin, ditabung di celengan dan botol air mineral sampai terkumpul 11 botol air mineral,” ujarnya, Rabu (31/10/2018).

Maisyaroh melanjutkan, setelah dua bulan anaknya menabung uang koin di celengan dan botol air mineral, kemudian dilanjutkan Maisyaroh dan suaminya. Setelah genap dua tahun lamanya, Maisyaroh memutuskan menghitung hasil celengan itu.

“Uang koin seribuan itu kita hitung semua. Kami kasihan sebenarnya sama pihak dealer kalau kita bawa uang koin semua untuk beli motor. Akhirnya kami putuskan sebagian membawa uang koin dan sebagian uang pecahan dua ribuan,” katanya.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Total, uang koin yang dibawa untuk membeli motor senilai Rp16 juta. Sisanya, Maisyaroh menggunakan uang kertas pecahan Rp2 ribu, Rp50 ribu dan Rp100 ribu. Sebelum membeli motor, Maisyaroh sempat menanyakan ke pihak dealer, apakah boleh membeli motor dengan uang koin.

“Setelah saya tanya, ternyata tidak ditolak. Akhirnya pada Jumat (26/10/2018) kemarin, kami pergi ke dealer beli motor itu,” katanya.

Maisyaroh menceritakan, petugas dealer yang datang mengantarkan motor Kawasaki Ninja 250 cc yang ia beli itu ke rumahnya, sempat kesulitan membawa uang koin milik Maisyaroh. Pasalnya, uang koin yang diletakkan dalam timba itu sangat berat.

“Kemarin itu waktu antar motor ke rumah dan ambil uang, untuk angkat uang koin yang kami taruh di timba butuh empat orang untuk mengangkatnya. Petugas dealernya dua orang, dibantu suami saya dan saya,” tambahnya.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

Maisyaroh menambahkan, ada beberapa uang koin yang ia tabung masih tersisa di rumah. Rencananya, Maisyaroh akan memakai uang itu untuk membelikan knalpot motor Kawasaki Ninja yang telah ia beli itu.

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.