Usung Empat Tuntutan, Mahasiswa Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor DPRD Jember
- Penulis : Bramanta
- | Selasa, 16 Jun 2026 10:45 WIB
jatimnow.com - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Kabupaten Jember dan Cipayung plus melakukan aksi demontrasi di depan Kantor DPRD setempat. Mereka menyoroti adanya kelangkaan BBM hingga Makan Bergizi Nasional (MBG).
Baca Juga: Temui Massa Aksi, DPRD Jember Siap Kawal Aspirasi Program Makan Bergizi Gratis
Para mahasiswa ini turun ke jalan membawa tagar #IndonesiaCemas sebagai bentuk kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai belum berpihak kepada masyarakat luas.
Mahasiswa menyuarakan sejumlah isu nasional dan menuntut pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret untuk menjawab persoalan ekonomi, kebijakan publik, hingga revisi sejumlah regulasi yang dinilai berdampak terhadap masyarakat.
Terdapat empat poin tuntutan dalam aksi ini. Yakni penghentian krisis ekonomi dan kegagalan fiskal melalui penurunan harga bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) serta kelangkaan BBM jenis pertalite. Kemudian realokasi anggaran serta evaluasi tata kelola program prioritas pemerintah, khususnya terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Indonesia Koperasi Pangan (KIKP). Mahasiswa juga menyoroti revisi Undang-Undang Polri serta penghentian praktik kriminalisasi. Mereka memunta revisi Undang-Undang TNI dan penghentian praktik militerisme di ruang sipil.
Dalam aksi tersebut mahasiswa meminta DPRD Jember menandatangani pakta integritas yang berisi kesediaan untuk meneruskan seluruh aspirasi mahasiswa kepada pemerintah pusat, DPR RI, dan Presiden Republik Indonesia. Mahasiswa berharap DPRD Jember dapat mengawal komitmen tersebut hingga aspirasi yang mereka suarakan benar-benar sampai dan mendapat perhatian dari pemerintah pusat.
“Gerakan ini datang dari kawan-kawan Badan Eksekutif Mahasiswa se-Jember bersama Cipayung Kabupaten Jember yang meliputi PMII, GMNI, IMM, dan HMI. Ada empat ikatan Cipayung yang terlibat dalam aksi hari ini,” ujar Koordinator Lapangan Aksi dari Cipayung Plus, Alfin Maulana, Senin (15/6/2026).
Baca Juga: Ribuan Relawan SPPG di Jember Geruduk Kantor DPRD, Minta MBG Tetap Dilanjutkan
Sedangkan Ketua DPRD Jember Ahmad Halim saat menemui pendemo mengatakan, pihaknya menerima seluruh aspirasi yang disampaikan mahasiswa dan akan menjalankan fungsi representasi dengan meneruskannya ke tingkat nasional.
“Kami menerima aspirasi dari BEM se-Jember dan Cipayung Plus yang terdiri dari beberapa organisasi kemahasiswaan di Kabupaten Jember. Mereka menyuarakan isu-isu nasional yang ada di Pemerintahan Republik Indonesia. Ada empat tuntutan yang disampaikan kepada kami untuk diteruskan kepada pemerintah pusat,” ujarnya.
Ahmad Halim menegaskan, DPRD Jember memiliki kewenangan sebagai lembaga perwakilan rakyat di daerah untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah pusat.
Baca Juga: Massa Aksi Dukung MBG di Malang Panen Hadiah, dari Sayuran hingga Kulkas
Menurut Legislator asal Gerindra ini, tuntutan yang disampaikan mahasiswa di Jember juga sejalan dengan aksi serupa yang berlangsung di berbagai daerah di Indonesia.
"Kami juga akan memberikan bukti kepada teman-teman mahasiswa bahwa aspirasi tersebut benar-benar kami kirimkan. Tadi kami sudah menandatangani pakta integritas untuk diteruskan ke pusat,” pungkasnya.
Editor : Bramanta