Senin, 22 Jun 2026 16:04 WIB

Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Satreskrim Polres Probolinggo Kota

  • Penulis : Bramanta
  • | Selasa, 16 Jun 2026 09:45 WIB
Kendaraan yang dicuri pelaku di Kota Probolinggo. (Foto: Ide Farid/jatimnow.com)
Kendaraan yang dicuri pelaku di Kota Probolinggo. (Foto: Ide Farid/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Probolinggo Kota berhasil mengungkap sindikat spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang telah beraksi di berbagai wilayah di Kota dan Kabupaten Probolinggo.

Dua tersangka utama berinisial F.S (25) dan D.M (23) resmi ditahan setelah terbukti melakukan serangkaian aksi pencurian sepeda motor.

Baca Juga: Tekan Curanmor, Polres Probolinggo Kota Perketat Pengawasan Pasar Onderdil Bekas

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Rico Yumasri, memaparkan bahwa para tersangka memiliki dua modus utama dalam menjalankan aksinya. Pertama, dengan merusak kunci kontak menggunakan kunci T di area rumah kos. Kedua, mereka kerap menyasar kendaraan yang ditinggalkan pemiliknya dalam kondisi kunci kontak masih melekat di motor.

Tersangka sangat lihai dalam memantau sasaran. Salah satu kejadian terjadi di Dusun Wangkal, Kecamatan Wonomerto, di mana pelaku berhasil membawa kabur satu unit Yamaha Mio J hanya karena kunci kontak masih tergantung di motor saat korban lengah.

Menanggapi maraknya aksi pencurian ini, Rico menegaskan komitmen kepolisian dalam memutus mata rantai sindikat tersebut.

Baca Juga: Pegawai Honorer Kota Probolinggo Nekat Curi Traktor di Gudang DKP3

"Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. Para tersangka ini tergolong nekat karena beraksi lintas wilayah. Kami akan terus mengembangkan kasus ini sampai seluruh jaringan dan penadahnya tertangkap," ujarnya, Selasa (16/6/2026).

Berdasarkan hasil pengembangan penyidikan, tersangka F.S dan D.M tidak hanya beroperasi di satu lokasi. Selain mencuri motor di area rumah kos di Jalan Sunan Kalijogo, Kecamatan Mayangan, mereka juga mengakui telah melakukan pencurian di berbagai titik lainnya.

Beberapa barang bukti sepeda motor hasil curian yang berhasil diamankan pihak kepolisian antara lain satu unit Honda CBR tahun 2021 dan satu unit Yamaha Mio J tahun 2014, lengkap dengan dokumen pendukung berupa STNK dan bundel BPKB yang disita dari para pelaku.

Baca Juga: Polisi Bekuk Komplotan Pembobol Konter HP di Probolinggo, 3 Orang Masih Buron

Rico juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menekan angka curanmor. Pihaknya menghimbau agar pemilik kendaraan selalu menerapkan langkah preventif seperti memasang kunci ganda, selalu memarkir kendaraan di tempat yang aman dan terpantau.

"Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 477 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman penjara 9 tahun." pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.