Senin, 22 Jun 2026 13:38 WIB

Pemkab Jember Permudah Layanan Pekerja Migran Indonesia

  • Penulis : Yanuar D
  • | Minggu, 14 Jun 2026 19:00 WIB
Bupati Gus Fawait saat jalan sehat bersama KP2MI. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)
Bupati Gus Fawait saat jalan sehat bersama KP2MI. (Foto: Diskominfo Jember/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Jember akan mempermudah pelayanan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI), agar mereka tidak lagi jauh-jauh mengurus keperluan ke luar daerah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Jember Muhammad Fawait, saat mengikuti Gerakan Nasional Migran Aman bersama Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) di Alun-Alun Jember, Minggu (14/6/2026).

Baca Juga: Pemkab Jember Yakin KA Pandalungan 2 Dongkrak Ekonomi dan Konektivitas Daerah

Gus Fawait, menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk memperbaiki nasib dan mempermudah pelayanan bagi para Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) serta Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Jember.

​Gus Fawait mengungkapkan, selama ini masyarakat Jember yang ingin mengurus keperluan migran harus menempuh perjalanan jauh ke luar daerah.

"Mereka harus ke Surabaya, Malang, dan Banyuwangi. Terlalu jauh, butuh waktu 3 sampai 4 jam. Mungkin itu juga yang membuat banyak yang berangkat pakai jalur non-prosedural," ujarnya.

Untuk memangkas birokrasi dan jarak tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember telah berkoordinasi dengan kementerian terkait dan menyediakan tempat khusus jika disetujui untuk membuka kantor perwakilan P4MI (Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia) di Kabupaten Jember.

Selain kemudahan administrasi, Pemkab Jember juga memberikan solusi nyata terkait tes kesehatan (medical check-up) bagi para calon migran yang sebelumnya harus dilakukan di luar daerah.

Gus Fawait mengumumkan bahwa tiga Rumah Sakit Daerah (RSD) di Jember kini sudah siap melayani pemeriksaan kesehatan CPMI. "Insya Allah harganya, tiga rumah sakit ini adalah yang termurah se-Jawa Timur, tapi kualitasnya tetap terjaga," tegasnya.

Baca Juga: Gus Fawait Kukuhkan Pengurus Forum Komunikasi Ponpes dan Guru Ngaji

Komitmen Pemkab Jember tidak berhenti pada proses keberangkatan saja, melainkan hingga kesejahteraan keluarga yang ditinggalkan.

Gus Fawait menyatakan pihaknya telah menguji coba program beasiswa kuliah bagi putra-putri PMI untuk menempuh pendidikan di berbagai kampus di Indonesia, dan berjanji akan menambah kuotanya tahun ini.

Tak hanya itu, Pemkab Jember juga siap menyediakan lahan apabila Kementerian P2MI berkenan membangun gedung pusat pelatihan kerja di Jember. Program ini nantinya akan disinergikan dengan lulusan SMK di Jember agar bisa terserap dalam program go global yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo.

​Sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di Jawa Timur, Jember masih menghadapi tantangan kemiskinan absolut yang cukup tinggi.

Baca Juga: Seleksi Dirut Perumdam Tirta Pandalungan Jember Diulang

Meski demikian, Gus Fawait optimis tren pertumbuhan ekonomi dan PAD Jember yang mulai membaik dapat diakselerasi melalui sektor pekerja migran yang teredukasi dengan baik.

Di akhir sambutannya, Gus Fawait berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat agar regulasi perlindungan pekerja migran di tingkat daerah bisa segera diperkuat.

"Kami berkomitmen untuk bagaimana membuat desa di seluruh Jember ini menjadi Desa Migran. Insya Allah tinggal Perda (Peraturan Daerah)-nya saja, kami berkomitmen untuk membuat Perda terkait masalah PMI," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.

Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

Dua pengendara motor tewas tenggelam usai tercebur ke Waduk Kalimati, Prambon, Sidoarjo. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad keduanya pada Senin dini hari.