Kamis, 11 Jun 2026 12:03 WIB

Operasi Zebra 2018 Digelar, Ini 7 Poin yang Jadi Sasaran Penindakan

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Heri Wahono.
Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Heri Wahono.

jatimnow.com - Operasi Zebra Semeru 2018 dilakukan selama 14 hari, yakni pada 30 Oktober hingga 12 November 2018 nanti. Operasi ini akan dilaksanakan oleh Ditlantas Polda Jatim bersama Satlantas jajaran.

Dalam operasi ini jumlah total personel yang diterjunkan sebanyak 3.261 orang, dari seluruh wilayah Jawa Timur. Operasi ini dilaksanakan juga dalam rangka cipta kondisi menjelang operasi lilin atau tahun baru.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Heri Wahono menyebutkan, ada titik berat yang akan menjadi prioritas kepolisian dalam Operasi Zebra Semeru 2018. Titik berat tersebut adalah tindakan atau upaya represif penegakan hukum, preentif dan preventif.

"Kurang lebih 80 persen untuk tindakan represif, 10 persen preentif dan 10 persen preventif,"ujar Heri, Selasa (30/10/2018).

Heri menambahkan, tujuan daripada pelaksanaan operasi ini adalah meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

"Kita ingin meminimalisir pelanggaran lalu lintas, dan menekan angka kecelakaan lalu lintas khususnya angka korban meninggal dunia. Terakhir kita menginginkan terciptanya keamanan keselamatan ketertiban dalam berlalu lintas," jelas Heri.

Heri mengatakan ada tujuh sasaran penindakan pelanggaran dalam Operasi Zebra Semeru 2018. Yang pertama pengemudi kendaraan roda dua tidak menggunakan helm, selain itu helm harus berstandar SNI.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Kedua, pengemudi roda empat di bawah umur, tentunya belum memiliki SIM. Ketiga, pengemudi kendaraan roda empat wajib menggunakan sabuk keselamatan baik penumpang yang berada di tengah.

Keempat, pelanggaran overspeed atau kecepatan, kelima melawan arus. Keenam, pengemudi dibawah pengaruh minuman keras dan narkoba. Terakhir pengendara roda empat dan roda dua menggunakan gadget.

"Untuk overspeed ini sudah kita lakukan di ruas-ruas tol wilayah Jawa Timur," paparnya.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Ditanya terkait pelanggaran yang kerap dilakukan massa peserta kampanye di jalan, Heri mengatakan pihaknya akan memberikan imbauan dan peringatan preentif dan preventif.

"Tapi kalau tidak bisa, akan kita tindak dengan represif atau penegakan hukum. Pelanggaran lain di luar tujuh sasaran pihaknya juga akan tetap menindaknya, namun tidak menjadi prioritas," pungkasnya.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.