Sabtu, 06 Jun 2026 12:17 WIB

Lomba Budidaya Semangka, Jaga Optimisme Petani Tapalkuda di Tengah Ancaman Gagal Panen

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 17 Feb 2026 20:30 WIB
Panen raya dan pengumuman pemenang lomba budidaya semangka. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Panen raya dan pengumuman pemenang lomba budidaya semangka. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Petrokimia Gresik mengadakan lomba budidaya semangka bagi seluruh petani di wilayah Tapalkuda. Hal ini sebagai dorongan dan motivasi agar produktifitas terus terjaga di tengah cuaca ekstrem atau musim hujan.

Pemenang lomba budidaya semangka bertajuk “Pestani Semangka Tapal Kuda” diumumkan saat panen raya semangka di Kecamatan Gumukmas Jember, Selasa (17/2/2026).

Baca Juga: Agrosolution Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas 244 Ribu Hektar Lahan Tebu

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo, menyampaikan selama Ramadan permintaan buah semangka sangat tinggi. Namun, momen tersebut bertepatan dengan musim hujan sehingga banyak petani semangka di berbagai daerah mengalami gagal panen.

Karena itu, lomba ini menjadi bentuk dorongan dan motivasi dari Petrokimia Gresik agar petani semangka tetap optimis dalam berbudidaya meskipun menghadapi tantangan musim hujan.

“Selama perlombaan, Petrokimia Gresik memberikan pendampingan kepada para petani. Dengan penerapan teknologi yang tepat dan penggunaan pupuk berkualitas, komoditas semangka menjadi lebih tahan terhadap curah hujan tinggi, sehingga produktivitas petani dapat ditingkatkan di momen Ramadan tahun ini,” kata Adit.

Adit menambahkan, lomba ini melibatkan petani dari Jember, Lumajang, dan Banyuwangi sejak tahap penanaman, perawatan, hingga panen. Penilaian lomba didasarkan pada tiga aspek utama, yaitu berat buah, tingkat kemanisan (Brix), serta dokumentasi proses budidaya.

Seluruh peserta juga mendapatkan paket tanam dari Petrokimia Gresik sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap keberhasilan budidaya.

Selain menggelar lomba, juga melaksanakan demonstration plot (demplot) sebagai percontohan budidaya dengan metode dan teknologi yang telah terbukti mampu menghasilkan produktivitas tinggi.

Baca Juga: Petrokimia Gresik Bahas Strategi Pengamanan Sulfur di Argus Fertilizer Asia Conference 2026

Adit menjelaskan, pada demplot di Banyuwangi, tingkat kemanisan semangka mencapai 12 Brix, lebih tinggi dari standar manis semangka yang umumnya berada di angka 10 Brix. Masa polinasi juga lebih cepat, yakni 2–5 hari lebih singkat dari biasanya, serta menghasilkan buah yang lebih padat dan tidak kopong.

Selain menghasilkan kualitas buah yang lebih baik, produktivitas semangka juga mengalami peningkatan hingga 34 persen. Hal tersebut dibuktikan melalui uji demplot semangka di wilayah Tapal Kuda, di mana hasil panen mencapai 63 ton perhektar, meningkat signifikan dibandingkan panen sebelumnya yang sebesar 47 ton perhektar ditengah cuaca ekstrim dengan curah hujan yang tinggi.

"Para petani Tapal Kuda ini umumnya menjual semangkanya ke daerah penjualan Surabaya, Semarang, Jakarta, Lampung. Sementara untuk semangka ukuran kecil, kisaran berat 2 sampai 3 kilogram dijual ke Bali. Dengan hasil yang maksimal, pendapatan petani di momen Ramadan ini tentu semakin besar lagi," ujar Adit.

Sementara itu, dalam budidaya demplot ini Petrokimia Gresik menggunakan sejumlah produk berkualitas yang sudah teruji meningkatkan produktivitas semangka, termasuk di musim hujan. Diantaranya Phonska Lite, K-Plus, ZA Plus, Petro Biofertil, Phonska Cair, dan lainnya.

Baca Juga: Selama Ramadan Bantuan Petrokimia Gresik untuk Masyarakat Tembus Rp1,52 Miliar

“Kami berharap keberhasilan demplot ini dapat diduplikasi oleh petani semangka di wilayah Tapal Kuda. Dengan demikian, petani dapat merasakan langsung manfaat produk unggulan Petrokimia Gresik dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani,” ujar Adit.

Sementara itu, Egal salah satu petani semangka Jember mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi merupakan pendampingan komprehensif yang diberikan Petrokimia Gresik untuk solusi petani dalam menghadapi tantangan budidaya di musim hujan.

"Bukan hanya produktivitas yang meningkat, tapi pendapatan kami juga semakin bertambah. Lebih-lebih permintaan buah semangka di momen Ramadan cukup tinggi. Pestani bagi kami adalah solusi," tambahnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.