Rabu, 17 Jun 2026 01:37 WIB

Pertama di Indonesia, Wismilak Kretek Slim Klik Pecahkan Rekor MURI

PT Wismilak Inti Makmur Tbk menerima Rekor MURI untuk Wismilak Kretek Slim Klik (WKSK) sebagai rokok SKT pertama di Indonesia yang mengusung teknologi pilihan rasa (klik), Surabaya, Kamis (11/6/2026). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
PT Wismilak Inti Makmur Tbk menerima Rekor MURI untuk Wismilak Kretek Slim Klik (WKSK) sebagai rokok SKT pertama di Indonesia yang mengusung teknologi pilihan rasa (klik), Surabaya, Kamis (11/6/2026). (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - PT Wismilak Inti Makmur Tbk kembali mencatatkan prestasi di industri hasil tembakau nasional. Produk terbarunya, Wismilak Kretek Slim Klik (WKSK), resmi mendapatkan pengakuan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai kretek klik pertama di Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni yang berlangsung di Surabaya, Kamis (11/6/2026). Pengakuan itu menjadi bukti bagaimana inovasi terus menjadi bagian dari strategi bisnis Wismilak dalam menghadapi perubahan tren pasar dan preferensi konsumen.

Baca Juga: Pembatasan Nikotin - Tar Pada Tembakau Bikin Petani di Jatim Bingung

WKSK menghadirkan kombinasi kretek slim dengan teknologi capsulated flavor yang memungkinkan pengalaman merokok berbeda melalui fitur klik pada filter. Produk tersebut menjadi langkah baru dalam pengembangan kretek modern tanpa meninggalkan karakter khas kretek Indonesia.

Direktur Wismilak, Krisna Tanimihardja, mengatakan kehadiran WKSK merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk terus menciptakan nilai tambah melalui inovasi produk.

"Hadirnya Wismilak Kretek Slim Klik merupakan komitmen perusahaan dalam memperkuat nilai usaha melalui inovasi produk serta aktif merespons tren pasar," kata Krisna.

Menurut dia, perubahan perilaku konsumen dalam beberapa tahun terakhir mendorong perusahaan untuk terus beradaptasi. Selain rasa, konsumen kini mencari pengalaman baru yang didukung teknologi dan diferensiasi produk.

"Wismilak mengamati tren dan preferensi pasar yang sangat dinamis beberapa tahun terakhir, terutama terhadap produk dengan diferensiasi rasa maupun teknologi yang mampu memberikan pengalaman berbeda," ujarnya.

Krisna menambahkan, pengembangan WKSK tidak semata mengikuti tren pasar. Produk tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk menjaga daya saing dan relevansi di tengah persaingan industri yang semakin ketat.

"Hadirnya WKSK menggambarkan bagaimana inovasi menjadi bagian penting dari strategi usaha yang terus dijalankan Wismilak," ucapnya.

Pekerja sigaret kretek tangan (SKT) menjalankan proses produksi di salah satu fasilitas PT Wismilak Inti Makmur Tbk. Segmen SKT masih menjadi penopang penting industri hasil tembakau nasional karena menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar sekaligus menjaga keberlanjutan tradisi kretek Indonesia. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)Pekerja sigaret kretek tangan (SKT) menjalankan proses produksi di salah satu fasilitas PT Wismilak Inti Makmur Tbk. Segmen SKT masih menjadi penopang penting industri hasil tembakau nasional karena menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar sekaligus menjaga keberlanjutan tradisi kretek Indonesia. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

Baca Juga: Pionir Ekspor Rokok Madura Siap Ekspansi ke Pasar Asia dan Eropa

Tradisi inovasi sebenarnya bukan hal baru bagi perusahaan yang bermarkas di Surabaya tersebut. Pada tahun 2000, Wismilak tercatat sebagai produsen kretek slim pertama di Indonesia. Pengembangan WKSK melanjutkan langkah pembaruan yang telah dilakukan perusahaan selama lebih dari dua dekade.

Untuk melindungi hasil pengembangannya, Wismilak juga mengantongi perlindungan hak kekayaan intelektual berupa tiga paten. Perlindungan tersebut mencakup produk WKSK, proses produksi, hingga teknologi peralatan yang digunakan dalam pembuatannya.

Perwakilan produksi Wismilak menyebut langkah itu penting untuk menjaga keunggulan inovasi yang telah dikembangkan perusahaan.

"Wismilak memiliki tiga paten, tidak hanya untuk produk Wismilak Kretek Slim Klik, tetapi juga untuk proses kerja dalam memproduksi WKSK serta alat produksinya," ujarnya.

Budaya inovasi di lingkungan perusahaan juga terus diperkuat melalui berbagai program internal yang mendorong kreativitas karyawan. Pendekatan tersebut menjadi salah satu faktor yang menjaga keberlanjutan pengembangan produk baru.

Baca Juga: Ironi Cukai Rp226 Triliun, Gus Lilur Desak Keadilan bagi Pabrik Rokok Rakyat

Direktur Operasional MURI, J. Ngadri, menilai pencapaian tersebut menunjukkan kreativitas industri nasional dalam menghadirkan pembaruan pada produk yang telah lama menjadi bagian dari identitas budaya Indonesia.

"MURI selalu berkomitmen mengobarkan semangat kreativitas bangsa melalui pendokumentasian pencapaian terbaik anak bangsa," kata Ngadri.

Bagi MURI, inovasi pada produk kretek memiliki nilai tersendiri karena kretek tidak hanya menjadi komoditas industri, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang terus berkembang mengikuti zaman.

Melalui WKSK, Wismilak berupaya menjembatani karakter tradisional kretek dengan selera generasi baru. Perpaduan kretek slim dan teknologi klik menghadirkan pengalaman yang lebih modern tanpa menghilangkan ciri khas produk kretek nasional.

Pencapaian Rekor MURI Wismilak tersebut sekaligus mempertegas posisi inovasi sebagai salah satu fondasi utama pertumbuhan Wismilak di industri hasil tembakau Indonesia.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.