Rabu, 17 Jun 2026 18:08 WIB

Pionir Ekspor Rokok Madura Siap Ekspansi ke Pasar Asia dan Eropa

  • Penulis : Ali Masduki
  • | Minggu, 01 Mar 2026 00:48 WIB
Gus Lilur saat berdiskusi intensif di Pamekasan, Sabtu (28/02/2026). (Foto: Tim Media Center/jatimnow.com)
Gus Lilur saat berdiskusi intensif di Pamekasan, Sabtu (28/02/2026). (Foto: Tim Media Center/jatimnow.com)

jatimnow.com - Industri hasil tembakau di Pulau Garam mulai menunjukkan taringnya di kancah internasional. Meski ribuan pabrik rokok menjamur di Madura, hanya segelintir pelaku usaha yang mampu menembus ketatnya regulasi pasar global secara legal.

Sosok pionir ekspor asal Pamekasan kini menjadi mentor bagi para pengusaha muda yang ingin membawa produk lokal melintasi batas negara.

Baca Juga: Pertama di Indonesia, Wismilak Kretek Slim Klik Pecahkan Rekor MURI

Langkah berani ini diambil oleh HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, atau yang akrab disapa Gus Lilur.

Pemilik brand Rokok Bintang Sembilan tersebut tengah merancang peta jalan untuk menjadikan produk tembakau Madura sebagai pemain utama di level regional.

Ia bertemu langsung dengan sang pionir ekspor yang selama ini sukses mengirimkan produknya ke berbagai negara di Asia hingga Eropa.

"Saya belajar banyak mengenai seluk-beluk tembakau, racikan saus, hingga manajemen pabrik yang memenuhi standar ekspor," ujar Gus Lilur usai berdiskusi intensif di Pamekasan, Sabtu (28/02/2026).

Pionir ekspor yang menetap di Pamekasan tersebut tercatat sebagai pengusaha pertama yang berhasil mengirimkan rokok produksi Madura, salah satunya merek Exodus, ke pasar internasional secara resmi.

Baca Juga: Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

Keberhasilannya menjadi angin segar bagi industri rumahan di Sumenep dan Pamekasan yang selama ini kesulitan bersaing di level nasional.

Dalam pertemuan tersebut, Gus Lilur mengungkapkan ambisi besarnya untuk mencetak sejarah baru. Ia tidak ingin sekadar menjadi penonton di pasar domestik. Targetnya jelas: membangun ekosistem bisnis rokok terbesar di Asia.

"Banyak pabrik di Madura, tapi sangat sedikit yang punya nyali dan akses untuk menembus pasar ekspor. Padahal, potensi kita sangat besar," tambahnya.

Gayung bersambut, sang mentor pun terkejut mengetahui bahwa Gus Lilur ternyata telah membangun jaringan distribusi yang kuat di sembilan negara Asia.

Baca Juga: Gus Lilur Tagih Janji KEK Tembakau Madura demi Berantas Rokok Ilegal

Pertemuan tersebut berakhir dengan kesepakatan kerja sama strategis untuk mempercepat penetrasi produk rokok lokal ke luar negeri.

Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak nilai tambah tembakau Madura dan meningkatkan kesejahteraan petani serta buruh pabrik di wilayah tersebut.

Dengan jalur legal yang sudah terbuka, rokok Madura kini bersiap menanggalkan citra sebagai produk kelas dua dan bertransformasi menjadi komoditas ekspor unggulan.

Editor : Tim Jatimnow
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.