Kamis, 18 Jun 2026 11:50 WIB

Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

Prof. Rachmah Ida. (Foto: PIH Unair for jatimnow.com)
Prof. Rachmah Ida. (Foto: PIH Unair for jatimnow.com)

jatimnow.com – Ancaman nyata di balik pesatnya dunia digital bagi anak-anak kembali menjadi sorotan tajam. Guru besar media Universitas Airlangga (Unair) Prof. Rachmah Ida, memperingatkan bahwa penggunaan media sosial yang tidak terkendali dapat memicu alienasi sosial hingga mengundang ancaman predator digital pada anak usia dini.

Menurut Prof. Ida, saat ini banyak anak yang diperkenalkan pada media sosial jauh sebelum mereka memiliki kapasitas yang cukup untuk memahami risikonya.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Padahal, ruang digital menyimpan bahaya terselubung, seperti eksploitasi anak yang memanfaatkan celah informasi pribadi di internet, hingga gangguan kesehatan mental akibat penggunaan gawai berlebihan.

"Anak-anak sekarang tumbuh bersama media sosial. Kondisi ini membuat sebagian anak merasa cukup dengan dunia digitalnya saja. Akibatnya, mereka berisiko mengalami alienasi sosial karena berkurangnya interaksi langsung dengan lingkungan sekitar," jelas Prof. Ida, Rabu (10/6/2026).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa paparan dunia virtual yang tidak terkontrol dalam jangka panjang akan berdampak buruk pada kemampuan komunikasi anak. Generasi muda perlahan bisa kehilangan empati, kesulitan memahami emosi, dan cenderung membentuk pola hubungan yang sangat individualistis.

Baca Juga: Stikes Maharani Malang Edukasi Pelajar Lawan Cyberbullying

Untuk mencegah anak-anak menjadi korban polarisasi dan efek negatif dunia maya, Prof. Ida menekankan bahwa keluarga adalah benteng pertahanan pertama. Orang tua wajib hadir sebagai pendamping, pengawas, sekaligus role model yang baik.

"Orang tua merupakan role model utama yang seharusnya membentuk nilai, karakter, dan cara anak memahami lingkungan sosialnya," tegasnya.

Selain peran sentral di rumah, institusi pendidikan atau sekolah juga memikul tanggung jawab besar. Sekolah dituntut untuk memperbanyak aktivitas pembelajaran yang mendorong kolaborasi nyata, sehingga siswa terbiasa berkomunikasi langsung di dunia nyata, bukan hanya di balik layar gawai.

Baca Juga: Mencemburui Homeless Media

Sebagai langkah antisipasi yang lebih luas, Prof. Ida menyoroti pentingnya penguasaan literasi digital bagi seluruh lapisan masyarakat. Keterampilan ini mencakup kemampuan memilah informasi yang kredibel, menjaga keamanan data pribadi, hingga membangun ketahanan diri dari manipulasi hoaks.

"Gunakan media sosial secara bijak, seperlunya, dan dengan kesadaran penuh terhadap risiko yang ada. Bijak bermedia sosial menjadi kunci agar platform tersebut tetap menjadi ruang yang sehat, bukan ruang yang justru mengendalikan penggunanya," pungkasnya.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.